Ibadah sunah seperti shalat rawatib, shalat duha, qiyamul lail, dan ibadah sunah lainnya dapat menjadi penyempurna. Hal ini menjadi motivasi bagi setiap muslim untuk tidak meremehkan amalan sunah.

Ketua Lajnah Dakwah PC Al Irsyad Al Islamiyyah Banyuwangi, Ustaz Ahsanul Falihin, mengatakan bahwa hadis tersebut menjadi pengingat bagi kita semua.

Ukuran keberhasilan seorang muslim di akhirat bukan semata banyaknya aktivitas atau prestasi duniawi, tetapi bagaimana ia menjaga shalatnya.

"Karena shalat adalah amal pertama yang akan dihisab. Jika shalatnya baik, itu menjadi pertanda kebaikan amal-amal yang lain," ujarnya.

Ia berpesan agar umat tidak meremehkan shalat. "Jangan pernah meremehkan shalat sunah.

Bisa jadi shalat duha, rawatib, atau qiyamul lail yang selama ini kita jaga menjadi penyempurna atas kekurangan shalat wajib kita di hadapan Allah kelak," tambahnya.

Di tengah kesibukan dan berbagai tuntutan kehidupan, seorang muslim perlu kembali bertanya kepada dirinya mengenai prioritas utama ibadah ini.

>>> Alwi Farhan Tembus Top 10 Ranking BWF Usai Juara Australian Open 2026

Sebab pada hari ketika seluruh amal diperlihatkan, shalatlah yang pertama kali ditanyakan untuk menentukan apakah seseorang termasuk golongan yang beruntung atau merugi.