Ia berharap tren positif persepsi investor terus meningkat, meskipun dinamika naik turun harga di pasar modal merupakan hal yang lumrah.

"Kalau kami melihat ini persepsinya sekarang alhamdulillah sudah ke tren positif dan kita harapkan tentunya ini terus meningkat," kata Rosan.

Orientasi investasi jangka panjang dari mayoritas investor asing membuat mereka cenderung mengabaikan fluktuasi harian dan lebih fokus pada arah kebijakan pemerintah serta potensi pertumbuhan masa depan.

"Pada saat mereka melihat fundamental kita bagus, perbankan kita pertumbuhan yang bagus, dividend-nya bagus, yield-nya bagus, harganya di bawah, ya otomatis mereka melihat ini adalah time to buy," jelas Rosan.

Koreksi pasar modal yang berlangsung selama beberapa bulan ke belakang justru menciptakan daya tarik tersendiri bagi valuasi sejumlah emiten di Indonesia.

"Karena koreksi kemarin selama hampir beberapa bulan ini menyebabkan pricing dari perusahaan kita menjadi sangat baik dan sangat murah.

>>> Argentina Waspadai Aljazair di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Fundamental kita bagus, perbankan bagus, dividen bagus, yield bagus, price to book juga berada di bawah harga pasar," pungkas Rosan.