Tim nasional Prancis dijadwalkan bertanding melawan Senegal pada laga pertama Grup I Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, pada Rabu (17/6/2026) pukul 02.00 WIB.

Pertemuan ini menjadi momen penting bagi kedua tim.

>>> Astrobotic Luncurkan Robot Pendarat Griffin-1 Moon Base II untuk Dukung NASA

Sejarah mencatat, Prancis dan Senegal baru satu kali bertemu di ajang Piala Dunia, tepatnya pada tahun 2002 silam.

Pada laga 24 tahun lalu itu, Senegal secara mengejutkan berhasil mengalahkan Prancis yang berstatus sebagai juara bertahan dengan skor akhir 1-0 melalui penampilan El Hadji Diouf.

Deschamps Tak Bawa Misi Balas Dendam

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, menegaskan bahwa dirinya tidak ingin membawa misi balas dendam masa lalu dalam pertandingan kali ini karena situasi kedua tim sudah jauh berubah.

"I know people like to use the word 'revenge' but there is no revenge in football," kata Deschamps dalam konferensi pers dikutip dari ESPN.

Deschamps mengingatkan bahwa mayoritas pemain dalam skuadnya saat ini bahkan belum lahir ketika kekalahan tragis dari Senegal tersebut terjadi.

"It happened 24 years ago, and now we have a new page to write."

Pelatih berusia 57 tahun tersebut menyebutkan bahwa pemain paling senior di timnya pun kemungkinan besar tidak menyaksikan laga itu.

"It was a historic moment, even [the oldest player in the squad] N'Golo [Kante], I'm not sure he watched that game.

A lot of my players weren't born in 2002. I watched, of course, but I wasn't there," kata Deschamps.

Kendati demikian, Deschamps tetap optimistis dengan komposisi pemain Les Bleus yang dimilikinya sekarang untuk mengamankan poin penuh.