Mayoritas harga komoditas pangan di pasar tradisional seluruh provinsi mencatat tren kenaikan signifikan pada Selasa (16/6/2026).

Lonjakan harga ini terjadi pada kelompok hortikultura, beras, protein hewani, hingga bahan pangan olahan.

>>> Alfamart Luncurkan Promo Dua Mingguan Terbaru Mulai 16 Juni 2026

Kenaikan harga tersebut dilansir dari data harga rata-rata nasional yang dikutip dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS).

Komoditas cabai rawit merah mengalami lonjakan paling tajam hingga menyentuh angka Rp123.750 per kilogram.

Kenaikan Harga Hortikultura dan Beras

Komoditas hortikultura menjadi kelompok utama yang menyumbang kenaikan harga tertinggi.

Cabai rawit merah naik 64,02% atau Rp48.300 per kg, disusul bawang merah ukuran sedang yang naik 55,28% menjadi Rp87.500 per kg.

Cabai merah besar tercatat Rp93.750 per kg (naik 49,64%), cabai merah keriting Rp83.750 per kg (naik 42,55%), dan bawang putih ukuran sedang Rp57.500 per kg (naik 40,07%).

Cabai rawit hijau juga naik 24,31% menjadi Rp67.500 per kg.

Tekanan harga juga merata pada seluruh kelas beras yang beredar di pasar tradisional.

>>> Dokter Sarankan Lip Balm Minimal SPF 20 untuk Atasi Bibir Gelap

Beras kualitas bawah I naik 12,63% menjadi Rp16.500 per kg, beras kualitas medium I naik 13,23% menjadi Rp18.400 per kg, dan beras kualitas super II naik 12,65% menjadi Rp19.150 per kg.

Protein Hewani dan Gula Ikut Menguat

Kelompok protein hewani dan bahan pangan olahan ikut menguat.

Daging sapi kualitas 2 naik 21,65% menjadi Rp170.000 per kg, daging ayam ras segar naik 30,52% menjadi Rp48.750 per kg, dan telur ayam ras segar naik 23,34% menjadi Rp37.250 per kg.