>>> AS-Iran Damai, Harga Minyak Dunia Anjlok Hingga 4,8 Persen

Menurutnya, jika perdamaian terus terjaga, aksi jual terhadap emas akan berkurang dan berbalik menjadi aksi borong.

Emas akan menjadi aset aman dan alternatif investasi di luar dolar AS, jelas Shiels seperti dikutip dari Bloomberg News.

Analisis Teknikal: Waspada Risiko Koreksi

Berdasarkan analisis teknikal harian, emas saat ini masih berada di zona bearish.

Relative Strength Index (RSI) 14 hari berada di angka 43, di mana level di bawah 50 mengindikasikan posisi bearish.

Namun, indikator Stochastic RSI 14 hari telah menyentuh angka 99, jauh di atas batas 80 yang menandakan kondisi pasar sudah jenuh beli (overbought).

Para investor perlu meningkatkan kewaspadaan pada perdagangan hari ini akibat adanya risiko koreksi harga.

Level pivot point yang patut dicermati berada pada posisi US$ 4.303 per troy ons.

Jika terjadi penurunan, harga emas berpotensi menguji titik support US$ 4.271 per troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 5.

Target support selanjutnya berada pada rentang US$ 4.267 hingga US$ 4.208 per troy ons.

Sebaliknya, apabila kekuatan naik masih mendominasi, level US$ 4.330 per troy ons diproyeksikan menjadi target resisten terdekat.

>>> KBBI Tetapkan Penulisan Idulfitri yang Benar, Serangkai Tanpa Spasi

Keberhasilan menembus titik tersebut berpeluang membawa harga emas menuju kisaran US$ 4.361 sampai US$ 4.421 per troy ons.