Sebanyak 139 kloter yang membawa 53.338 jemaah dan 556 petugas telah berpindah ke Kota Nabi.

Di sisi lain, jemaah haji khusus yang sudah kembali ke Indonesia tercatat sebanyak 15.802 orang, terdiri dari 15.066 jemaah dan 736 petugas.

Kemenhaj juga mengimbau jemaah menjaga kesehatan fisik dengan istirahat cukup dan memperbanyak minum air putih.

"Nilai kebersamaan, gotong royong, dan ukhuwah yang telah tumbuh selama pelaksanaan ibadah haji hendaknya tetap dijaga hingga kembali ke tanah air.

Kepedulian kepada sesama adalah bagian penting dari kemabruran haji," ujarnya.

Jemaah turut diingatkan secara tegas agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun kabin demi kelancaran pemeriksaan penerbangan.

Distribusi air zamzam akan dilakukan di Indonesia sesuai mekanisme resmi.

"Kepatuhan terhadap ketentuan ini sangat membantu kelancaran pemeriksaan keamanan penerbangan, mempercepat proses penanganan bagasi, serta menghindari keterlambatan dalam proses keberangkatan," tegas Maria.

Menurut juru bicara kementerian, implementasi nilai kemabruran haji harus tecermin dalam perilaku sehari-hari setelah meninggalkan Tanah Suci.

>>> Puluhan Warga Ikuti Ritual Ruwatan Malam 1 Suro di Lasem

"Melalui semangat Sukses Peradaban dan Keadaban, kami berharap nilai-nilai haji dapat terus hidup dalam keseharian para jemaah, menghadirkan manfaat yang luas bagi sesama, memperkuat persatuan, serta menebarkan kebaikan di tengah masyarakat," pungkasnya.