Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bertolak ke China pada Selasa (16/6/2026) untuk mempromosikan Panda Bond.

Langkah ini merupakan strategi pemerintah memperluas sumber pembiayaan dari pasar keuangan China.

>>> 25 Ucapan Penuh Makna untuk HUT ke-80 TNI AU 9 April 2026

Panda Bond adalah surat utang berdenominasi yuan China (renminbi) yang diterbitkan entitas asing di pasar domestik China.

Instrumen ini memanfaatkan likuiditas besar dan basis investor luas di China dengan suku bunga kompetitif untuk menekan biaya pinjaman.

Purbaya menyatakan optimisme bahwa investor China menaruh minat besar menanamkan modal di Indonesia. Namun, target spesifik penerbitan obligasi belum dijabarkan secara rinci.

>>> Kemenhaj Terbangkan 95.178 Jemaah Haji Indonesia Melalui Bandara Jeddah

"Ya kan akan kita temu investor-investor itu, untuk yang Panda Bonds," kata Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senin (15/6/2026).

Rencana kunjungan ini telah disampaikan sejak pekan lalu sebagai bagian dari transparansi kebijakan fiskal nasional. "Untuk meyakinkan bahwa memang kita menjalankan kebijakan ekonomi yang baik," tegas Purbaya.

>>> Empat Kebiasaan Finansial yang Perlu Dipersiapkan Menjelang Pensiun

Penamaan Panda Bond mengikuti tradisi pasar keuangan internasional yang menggunakan ikon khas negara penerbit, seperti Samurai Bond di Jepang, Yankee Bond di Amerika Serikat, dan Komodo Bond berdenominasi rupiah di pasar internasional.