PT Pertamina (Persero) mempertahankan kebijakan tarif bahan bakar minyak nonsubsidi nasional yang berlaku efektif pada Selasa, 16 Juni 2026.

Keputusan ini melanjutkan penyesuaian berkala yang telah diumumkan sejak awal bulan lalu untuk merespons dinamika harga minyak mentah dunia.

>>> 8 Drakor Rating Tertinggi Minggu Kedua Februari 2026

Berdasarkan data resmi korporasi, harga BBM hari ini terpantau stabil setelah mengalami pergeseran kurva harga pada beberapa jenis komoditas energi nonsubsidi.

Perubahan tersebut memengaruhi peta persaingan harga komoditas energi cair di tingkat nasional, baik untuk segmen kendaraan penumpang maupun komersial.

Daftar Harga BBM Pertamina per 16 Juni 2026

Berikut adalah daftar harga BBM Pertamina yang berlaku di wilayah Jabodetabek, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara per 16 Juni 2026:

Pertalite (RON 90) Rp10.000 per liter, Solar (CN 48) Rp6.800 per liter, Pertamax (RON 92) Rp12.300 per liter, Pertamax Green (RON 95) Rp12.900 per liter, dan Pertamax Turbo (RON 98) Rp20.750 per liter.

Kenaikan Pertamax Turbo dan Stabilitas Harga Diesel

Komoditas bensin oktan 98 atau Pertamax Turbo tercatat mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan dibandingkan periode kuartal sebelumnya.

Fluktuasi harga komoditas global menjadi pemicu utama di balik keputusan korporasi untuk menaikkan harga jenis bahan bakar premium bagi kendaraan berperforma tinggi ini.

Tarif Pertamax Turbo naik sebesar Rp850 per liter dari patokan sebelumnya, berdasarkan skema evaluasi bulanan Pertamina yang merujuk pada Mean of Platts Singapore (MOPS).

Sementara itu, varian bensin oktan 92 yang menjadi andalan mayoritas pengendara kelas menengah masih tertahan di angka yang kompetitif.

Keberadaan harga Pertamax terbaru ini menjadi pilar utama Pertamina dalam menjaga daya beli masyarakat di sektor transportasi darat.