Fitur Medical ID pada iPhone dan menu Safety & Emergency di Android menjadi solusi penting dalam situasi darurat.

Identitas kesehatan digital ini memudahkan proses pertolongan pertama saat pemilik perangkat tidak bisa berkomunikasi.

>>> Robert Lewandowski Resmi Tinggalkan Barcelona Akhir Musim 2025/2026

Informasi kesehatan ditampilkan di layar kunci sehingga dapat diakses oleh penolong atau petugas medis tanpa perlu membuka kunci perangkat.

Data pribadi lain seperti foto, pesan, dan aplikasi perbankan tetap aman terproteksi.

Data yang dapat disimpan meliputi nama lengkap, tanggal lahir, tinggi badan, berat badan, dan nomor kontak darurat keluarga.

Pengguna juga bisa memasukkan informasi medis spesifik seperti golongan darah, alergi obat, kondisi kesehatan kronis, dan daftar obat rutin.

Informasi medis tersebut membantu tenaga kesehatan mengambil keputusan penanganan secara cepat dan tepat.

Riwayat alergi dapat mencegah pemberian obat berbahaya, sementara data penyakit kronis menjadi pertimbangan penting dalam tindakan awal.

Keberadaan kontak darurat juga berperan penting saat pengguna tidak sadarkan diri. Petugas medis dapat segera menghubungi keluarga untuk mengabarkan kondisi secara real-time.

Cara Mengatur Medical ID di iPhone dan Android

Bagi pemilik iPhone, konfigurasi dilakukan melalui aplikasi Health bawaan Apple.

Pengguna membuka aplikasi, mengetuk foto profil di sudut kanan atas, lalu masuk ke menu Medical ID untuk mengisi data.

>>> Belgia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Rivalitas De Bruyne dan Salah Kembali Hidup

Pastikan mengaktifkan opsi "Show When Locked" atau "Tampilkan Saat Terkunci".

Apple juga menyediakan opsi "Share During Emergency Call" yang membagikan data medis secara otomatis saat menghubungi layanan darurat.

Pengguna Android 12 atau lebih baru dapat mengakses Settings, lalu memilih Safety & Emergency. Pengisian identitas kesehatan dilakukan pada Medical Information, sedangkan nomor keluarga ditambahkan lewat Emergency Contacts.