Pertandingan pembuka Grup G Piala Dunia 2026 antara Belgia melawan Mesir dipastikan menarik perhatian.

Laga ini menghadirkan kembali rivalitas dua ikon sepak bola modern, Kevin De Bruyne dan Mohamed Salah.

>>> Manchester City Dekati Kesepakatan Kontrak Baru Josko Gvardiol hingga 2032

De Bruyne dan Salah telah menjadi sosok sentral dalam persaingan sengit di Liga Inggris selama hampir satu dekade.

Keduanya identik dengan rivalitas papan atas antara Manchester City dan Liverpool dari akhir era 2010-an hingga awal 2020-an.

Kini, setelah bertahun-tahun bersaing ketat di Premier League, kedua pemain bintang tersebut kembali berhadapan di panggung tertinggi sepak bola dunia.

Pertemuan di Piala Dunia 2026 ini terasa semakin menarik karena keduanya sudah memasuki fase akhir karier profesional.

Saat turnamen berlangsung, De Bruyne dan Salah sama-sama telah menginjak usia 34 tahun. Pertandingan ini juga menjadi momen spesial bagi Salah karena bertepatan dengan hari ulang tahunnya.

Faktor usia membuat kesempatan kedua pemain untuk tampil di edisi Piala Dunia berikutnya semakin kecil.

Oleh karena itu, bentrokan di Grup G ini berpotensi menjadi pertemuan terakhir mereka di turnamen internasional terbesar.

>>> Panitia Rilis Hasil SNBP 2026 Lewat 42 Tautan Mirror

Kualitas Pembeda di Lapangan Hijau

De Bruyne selama ini diakui sebagai salah satu gelandang terbaik di generasinya berkat visi bermain, akurasi umpan, serta kemampuannya mengatur tempo permainan.

Atribut tersebut membuatnya sukses menjadi motor serangan utama bagi timnas Belgia.

Sementara itu, Salah mensejajarkan dirinya sebagai salah satu penyerang paling mematikan di dunia melalui kecepatan dan ketajamannya.

Konsistensi performanya tidak hanya membawa Liverpool meraih berbagai trofi, tetapi juga mengukuhkan statusnya sebagai legenda hidup Mesir.

Meskipun performa keduanya dinilai tidak lagi berada di puncak seperti beberapa musim lalu, kualitas individu mereka tetap mampu menjadi pembeda dalam laga-laga krusial.

Pertemuan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga kesempatan berharga bagi pencinta sepak bola untuk menyaksikan dua pemain terbaik dunia berbagi panggung yang sama.

>>> Ed Sheeran Isyaratkan Hiatus Usai Tur LOOP 2026

Jika pertandingan ini menjadi duel penutup bagi De Bruyne dan Salah di Piala Dunia, publik akan melihat babak akhir dari rivalitas hebat yang pernah mewarnai era keemasan kompetisi tertinggi Inggris.