"Tema ini merepresentasikan keunggulan Indonesia melalui keragaman varietas, ekosistem, dan profil cita rasa kopi dari berbagai daerah. Sekaligus menegaskan komitmen terhadap aspek keberlanjutan dan keterlacakan produk," tambah Ranitya.

Sebanyak 12 pelaku usaha yang terdiri dari petani, koperasi, eksportir, hingga penyangrai terlibat dalam paviliun ini, termasuk Indonesian House of Beans (IHOB), Sulotco, Gravfarm Indonesia, Muniru Coffee, SCAI, Sundanika, Beaneka Coffee, Q.

Co, Javanese Coffee, Kela Coffee, Distira, dan APP-Charta Global.

>>> Sita Sutra: Jejak Pertemuan Suci Budaya, Sungai, dan Ketangguhan di Sri Lanka

Berbagai varietas unggulan seperti Gayo, Mandheling, Lintong, Java Preanger, Java Estate, Toraja, Kintamani, dan Flores Bajawa dipamerkan bersama produk pendukung seperti specialty blends, kopi kapsul, gula aren, hingga gelas kertas.