Kemenangan meyakinkan Timnas Amerika Serikat pada laga pembuka Grup D Piala Dunia 2026 tidak meredam spekulasi masa depan pelatih mereka, Mauricio Pochettino.

Armada Pochettino sukses menumbangkan Paraguay dengan skor telak 4-1 di Los Angeles Stadium, California.

>>> AI dalam Produksi Video Ubah Struktur Kerja Industri Kreatif

Gol bunuh diri pemain lawan, dua gol dari Folarin Balogun, serta sumbangan gol Giovanni Reyna memastikan tiga poin perdana bagi tim tuan rumah.

Hasil tersebut mencatatkan sejarah baru karena menjadi momen pertama Amerika Serikat mampu melesakkan empat gol dalam satu laga Piala Dunia.

Kendati performa tim melonjak, masa kerja Pochettino yang ditandatangani sejak September 2024 dikabarkan bakal selesai pada Agustus tahun ini.

Mantan arsitek Chelsea asal Argentina tersebut juga dilaporkan sempat mengadakan pembicaraan dengan raksasa Italia, AC Milan.

Legenda Timnas Amerika Serikat, Tony Meola, menyatakan bahwa dirinya tidak terkejut dengan rumor keretakan komitmen sang pelatih.

Mantan penjaga gawang tersebut bahkan sudah memperkirakan sejak awal bahwa Pochettino tidak akan bertahan lama di kursi pelatih.

"Saya sudah mengatakan sejak Mauricio Pochettino ditunjuk. Saya tidak pernah melihat dia akan tetap berada di sini setelah Piala Dunia," ujar Meola.

Menurut pandangan Meola, hasil akhir yang didapat Amerika Serikat pada turnamen ini tidak akan mengubah keputusan tersebut.

"Jika dia menjalani Piala Dunia yang hebat, lalu apa alasannya bertahan? Apakah target berikutnya adalah melangkah lebih jauh empat tahun dari sekarang?

>>> Danantara Investment Management Terbitkan Global Bond Perdana US$1,5 Miliar

Sebaliknya, jika hasilnya buruk, semua orang pasti ingin dia pergi," lanjut Meola.

Rumor Komunikasi dengan Klub Lain Dianggap Wajar