Nama Maria Eduarda menjadi perhatian publik di Brasil setelah insiden fatal yang merenggut nyawanya saat mengikuti aktivitas lompatan dari ketinggian sekitar 40 meter.

Perempuan muda tersebut dilaporkan terjatuh ke dasar jurang ketika menjalani wahana pemacu adrenalin. Informasi yang beredar menyebut tali pengaman tidak terpasang ke tubuh korban sehingga ia jatuh tanpa perlindungan.

Kasus itu memicu gelombang reaksi di media sosial. Tidak hanya membahas kronologi kejadian, warganet juga menyoroti aktivitas terakhir Maria sebelum kecelakaan terjadi.

Pada 14 Juni 2026, sebuah unggahan di platform X memperlihatkan rekaman Instagram Story terakhir milik Maria melalui akun @dudz.rodrigues. Video berdurasi 22 detik tersebut menampilkan suasana sesaat sebelum aktivitas lompatan dilakukan.

Dalam rekaman itu terlihat instruktur memperagakan atraksi yang akan dijalani peserta. Video tersebut kemudian menyebar luas dan ditonton jutaan pengguna media sosial.

Seorang pengguna X mengaku terkejut setelah melihat rekaman tersebut. Ia mempertanyakan bagaimana prosedur keselamatan pada aktivitas berisiko tinggi itu bisa luput dari pemeriksaan terakhir.

>>> Komedian Haji Bolot Membaik Usai Jalani Perawatan Rumah Sakit

"Aku sangat takut dengan berita ini dan semakin takut lagi dengan videonya, sangat sedih melihat stories-nya sebelum kecelakaan. Bagaimana sebuah tim yang sudah siap untuk melakukan lompatan begitu berisiko dan berbahaya tidak memeriksa dulu apakah semuanya sudah besar dengan peralatannya dan tali pengaman sebelum melempar gadis itu? Aneh banget," tulisnya.

Perbincangan kemudian dipenuhi berbagai tanggapan lain yang mempertanyakan standar keamanan penyelenggara.

"Tidak tahu apa lagi yang lebih menakutkan, para pria itu mengabaikan hal yang paling penting, tali, atau orang-orang yang menyadari ketiadaan tali itu tidak menghentikannya. Doaku untuk keluarga dan teman-teman," tulis akun lain.