Mesin turbo terasa responsif di perkotaan dengan turbo lag minimal. Namun, di jalan tol, sedikit jeda saat menginjak pedal untuk menyalip.

Sistem start/stop kadang terasa kasar, tetapi mesin secara keseluruhan halus dan beradab.

Dalam pengujian seminggu, konsumsi rata-rata mencapai 24,1 mpg, melampaui rating EPA. Mesin ini juga mampu menarik beban hingga 6.200 lbs, sama seperti V6.

Pengalaman Berkendara yang Nyaman dan Mumpuni

Pengalaman berkendara Grand Cherokee berfokus pada kenyamanan. Suspensi udara Quadra-Lift memberikan rasa mengambang yang mampu meredam ketidaksempurnaan jalan dengan mudah.

Body roll tetap terkendali, dan kendaraan terasa stabil di tikungan.

Mode Sport menurunkan suspensi, memperberat kemudi, dan membuat perpindahan gigi lebih responsif, dengan suara knalpot yang lebih sporty.

Transmisi otomatis delapan percepatan bekerja halus, dikendalikan oleh dial putar. Tester dilengkapi sistem penggerak empat roda Quadra-Trac II dan diferensial belakang limited-slip elektronik.

Meskipun sebagian besar digunakan di jalan raya, Grand Cherokee memiliki kemampuan off-road yang sah.

Suspensi udara memiliki dua pengaturan off-road, dengan ground clearance maksimal 10,9 inci dan sudut approach hingga 30,1 derajat.

Visibilitas sangat baik, dilengkapi berbagai kamera. Kemudi terasa pas dan throttle linear.

Namun, handling terasa sedikit aloof dan kurang engaging. Rem memiliki sedikit travel sebelum bekerja, tetapi masih memadai.

>>> Nissan Sembunyikan Lima Telur Paskah di Z 2027, Mulai dari Wajah Depan

Kabin relatif hening di perkotaan, namun ada sedikit kebisingan dari pilar A di kecepatan jalan tol. Ini menjadi alasan bagus untuk menyalakan sistem audio McIntosh.