Lembaga Penyiaran Publik TVRI resmi menjadi pemegang hak siar Piala Dunia 2026 dan menyiarkan seluruh pertandingan secara gratis melalui siaran digital terestrial nasional.

Turnamen bergulir sejak Jumat, 12 Juni 2026, dan berlangsung hingga 19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

>>> Murat Yakin Pertimbangkan Cadangkan Ricardo Rodriguez Demi Denis Zakaria

Piala Dunia edisi ini mencetak sejarah dengan 48 negara peserta dan total 104 pertandingan.

Cara Menonton Piala Dunia 2026 di TVRI

Masyarakat yang masih menggunakan televisi analog wajib menambahkan perangkat Set Top Box (STB) agar bisa menangkap sinyal digital.

Proses pemasangan STB dilakukan dengan menghubungkan kabel RCA atau HDMI sesuai jenis perangkat, lalu menyalakan televisi dan memilih sumber input yang tepat.

Setelah menu STB muncul, pengguna perlu memasukkan kode pos lokasi untuk membantu perangkat menangkap sinyal digital setempat secara optimal.

Langkah berikutnya adalah masuk ke menu pencarian saluran untuk mengaktifkan pemindaian otomatis guna menangkap seluruh siaran yang tersedia.

>>> Swiss Hadapi Qatar di Laga Perdana Grup B Piala Dunia 2026

Penonton juga disarankan mengaktifkan fitur Logical Channel Number (LCN) agar susunan saluran televisi teratur otomatis.

"Langkah terakhir adalah menjalankan fitur Auto Scan hingga proses pemindaian selesai sepenuhnya.

Setelah mencapai 100 persen, saluran TVRI Nasional dan TVRI Sport akan muncul dan siap digunakan untuk menyaksikan seluruh pertandingan," kata Gempur, salah satu kru TVRI.

Ketua Tim Pelaksana dan Pengendali Humas dan Protokol TVRI, Roosita Dewi Soeroso, menyatakan komitmen TVRI untuk menghadirkan tayangan yang dapat diakses secara luas oleh masyarakat Indonesia.

>>> Swiss Tantang Qatar di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026

Selain melalui siaran gratis di TVRI, pencinta sepak bola di Indonesia juga memiliki alternatif berbayar melalui platform streaming resmi seperti MAXStream TV.