Legenda sepak bola Belanda, Ruud Gullit, memuji sikap suporter tim nasional Kanada yang hangat menerima para pemain imigran.

Hal itu ia sampaikan saat menjadi analis di BeIN Sports pada pertandingan Kanada melawan Bosnia dan Herzegovina, Jumat malam.

>>> Paulo Dybala Beri Sinyal Tinggalkan AS Roma

Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 itu menarik perhatian Gullit. Ia menyoroti komposisi pemain dalam skuad Kanada yang mayoritas berasal dari latar belakang imigran.

"Itu membuat saya merasa senang," kata Gullit.

Ia menambahkan bahwa lebih dari separuh pemain Kanada berkulit hitam dan datang ke negara tersebut karena berbagai alasan.

Gullit membandingkan situasi di Kanada dengan kondisi sosial di Eropa. "Yang saya lihat adalah para penggemar benar-benar merangkul tim ini.

Kami di Belanda juga mengalaminya. Sekarang saya melihat negara-negara berkonflik dengan para migran," ujarnya.

>>> Jadwal Siaran Langsung UFC Freedom Night 250 di Vidio 15 Juni 2026

Mantan pemain PSV dan AC Milan itu mengaku tersentuh secara emosional. "Itu menyakitkan.

Saya merasa sebagai orang Belanda. Meskipun penampilan saya berbeda.

Ibu saya berkulit putih, tapi orang-orang melihat saya dan berpikir: dia berkulit hitam. Lalu Anda langsung diperlakukan berbeda," ungkapnya.

Gullit merasa lega melihat inklusivitas yang ditunjukkan warga Kanada. "Itulah mengapa hal ini membuat saya sangat senang.

Saya melihat orang-orang benar-benar merangkul para migran. Orang Kanada sendiri tentu saja juga pernah menjadi migran.

>>> Jadwal Live Streaming Formula 1 Barcelona 2026 di Vidio

Saya merasa senang dan bahagia bahwa mereka berhasil meraih satu poin," pungkasnya.