Oknum Pegawai BUMN Diduga Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Penumpang Kereta Rute Jember-Gambir

Dugaan pelecehan seksual di dalam perjalanan kereta api menjadi sorotan setelah cerita seorang korban tersebar luas di media sosial. Peristiwa tersebut disebut melibatkan seorang pria berinisial IRF yang disebut bekerja di salah satu perusahaan BUMN.

Kasus ini mencuat melalui unggahan akun Threads @disposhizzle. Dalam unggahannya, pemilik akun menyebut temannya menjadi korban kekerasan seksual saat berada di dalam kereta menuju Jakarta.

Menurut keterangan yang beredar, korban berangkat menggunakan kereta rute Jember-Gambir pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB. Sementara itu, terduga pelaku disebut naik dari Stasiun Pasuruan dengan tujuan yang sama.

>>> Tomb Raider King Anime Rilis Visual Baru, PV, dan Tambahan Pemeran Jelang Tayang 8 Juli

Korban Mulai Curiga Saat Terbangun Tengah Malam

Sekitar pukul 23.40 WIB, korban menyadari sebagian tubuhnya tertutup selimut. Saat itu ia menganggap selimut tersebut tidak sengaja mengenai dirinya karena kondisi penumpang yang sedang beristirahat.

Beberapa waktu kemudian, korban terbangun akibat suara telepon genggam. Dalam percakapan singkat yang terjadi, pria yang diduga sebagai pelaku disebut sempat menanyakan apakah korban merasa kedinginan. Korban menjawab dirinya baik-baik saja dan tidak memerlukan selimut.

Situasi berubah pada sekitar pukul 02.00 WIB. Korban mulai merasakan tindakan yang dinilai mengarah pada pelecehan seksual.

Dalam pengakuannya, korban menyebut tangannya beberapa kali ditarik dan diarahkan ke area pribadi terduga pelaku. Tidak hanya itu, korban juga mengaku mengalami perabaan pada bagian payudara, baik dari luar maupun dari dalam pakaian.

Korban juga menyatakan terduga pelaku berupaya menyentuh bagian intimnya. Merasa tidak aman, korban berusaha menjauh dari kursinya dan sempat berlindung di kamar mandi kereta.