Kebakaran Landa Pabrik BYD Subang Akibat Kelalaian Kontraktor
Fasilitas perakitan PT BYD Motor Indonesia di Subang, Jawa Barat, mengalami insiden kebakaran pada area atap proyek pada Jumat (12/6/2026).
Peristiwa itu memicu kepulan asap tebal yang sempat terlihat dari kejauhan.
>>> Kronologi Muzakki Ramdhan Jadi Korban Dugaan Kekerasan di Toilet Mall
Manajemen BYD memastikan kebakaran berskala kecil tersebut langsung ditangani dengan fasilitas pemadaman mandiri di lokasi. Api berhasil dipadamkan total dalam waktu 10 menit.
Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menyatakan insiden itu akibat keteledoran oknum kontraktor.
"Ada sedikit keteledoran dari pihak kontraktor, dan saya sampaikan itu oknum. Sehingga ada bagian kecil posisi atap itu yang terbakar," ujarnya.
Asap tebal yang membubung tinggi terjadi karena material bangunan yang terbakar. "Terlihat asapnya ngebul karena material yang terbakar berbahan plastik dan karet," tambah Luther.
Pihak BYD menegaskan seluruh aktivitas operasional di dalam pabrik tidak mengalami penundaan. Persiapan produksi massal dan proses pengujian akhir tetap berjalan sesuai jadwal.
Bahkan, sejumlah unit kendaraan yang dirakit di fasilitas Subang sudah mulai didistribusikan untuk uji kendara.
>>> Pencuri Bobol Kendaraan Perlengkapan Timnas Inggris di Kansas City
"Seperti kalian lihat ada beberapa kendaraan yang digunakan test drive sudah menggunakan kendaraan yang diproduksi di fasilitas tersebut," jelas Luther.
Terkait lini model terbaru BYD M6 DM (Dual Mode), manajemen memberikan indikasi kuat bahwa produk tersebut sudah diproduksi lokal.
"Harusnya iya (sudah diproduksi lokal). Tentunya M6 DM ini secara khusus dipersiapkan untuk Indonesia," ungkap Luther.
Kendaraan multi-purpose vehicle (MPV) ramah lingkungan itu dirancang spesifik untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat domestik.
"Secara teknis belum bisa saya sampaikan, namun saya sampaikan bahwa ini (BYD M6 DM) kendaraan yang memang dipersiapkan untuk konsumen di Indonesia," pungkas Luther.
Fasilitas manufaktur BYD di Subang diproyeksikan memiliki kapasitas produksi maksimal hingga 150 ribu unit kendaraan per tahun.
>>> Ramalan Zodiak Cinta: Tips Jaga Keharmonisan Hubungan dengan Pasangan
Pabrik tersebut memegang peranan krusial dalam realisasi komitmen jangka panjang BYD untuk memproduksi mobil listrik secara lokal di Indonesia.
Update Terbaru
Netflix 'Teach You A Lesson' Picu Kontroversi, Siswi Korea Jadi Sasaran Perundungan Online
Sabtu / 13-06-2026, 15:37 WIB
Lima Kebiasaan Sederhana untuk Mengurangi Alergen di Rumah
Sabtu / 13-06-2026, 15:37 WIB
Wanapix Aldelis Incar Tiket Promosi ke Divisi Utama Futsal Wanita
Sabtu / 13-06-2026, 15:37 WIB
FIFA Bantah Manipulasi Data Penonton Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 15:37 WIB
Jendela360 Perkuat Layanan Property Management Apartemen
Sabtu / 13-06-2026, 15:37 WIB
Prabowo Kritik Ketimpangan, Canangkan Ekonomi Pancasila Lewat Infrastruktur Berkeadilan
Sabtu / 13-06-2026, 15:32 WIB
Ruben Onsu Protes Keterlibatan Anak dalam Aktivitas Media Sosial Sarwendah
Sabtu / 13-06-2026, 15:32 WIB
Cara Daftar Barcode BBM Subsidi Pertalite dan Biosolar
Sabtu / 13-06-2026, 15:27 WIB
Harga Emas Digital 13 Juni 2026 Bergerak Bervariasi, Dipengaruhi Faktor Global
Sabtu / 13-06-2026, 15:27 WIB
Rachel/Febi Gagal ke Final Australian Open 2026 Usai Kalah dari China
Sabtu / 13-06-2026, 15:27 WIB
IHSG Melonjak 7,38 Persen Lampaui Level 6.000 dalam Sepekan
Sabtu / 13-06-2026, 15:25 WIB
Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026? Ini Jadwal Lengkap serta Bacaan Niatnya
Sabtu / 13-06-2026, 15:23 WIB
Bobby Nasution Ultimatum Pemkab Karo Soal Pungli di Sidebuk-debuk
Sabtu / 13-06-2026, 15:22 WIB
Kantin Sekolah Masuk Opsi Dapur MBG, Pemerintah Masih Lakukan Kajian
Sabtu / 13-06-2026, 15:19 WIB






