Tim nasional Amerika Serikat memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan.

Berlaga di Stadion SoFi, Inglewood, California, pada Sabtu (13/6/2026) WIB, The Stars & Stripes mengalahkan Paraguay dengan skor 4-1.

>>> Delegasi Indonesia Juara Kompetisi Pump It Up di Korea Selatan

Kemenangan ini menjadi catatan bersejarah.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia, Amerika Serikat mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan.

Penyerang Folarin Balogun tampil gemilang dengan mencetak dua gol.

Ia menjadi pemain Amerika Serikat pertama yang mengemas brace dalam satu laga Piala Dunia sejak turnamen perdana pada tahun 1930.

Selain Balogun, lini serang tuan rumah juga diperkuat Christian Pulisic dan Weston McKennie. Namun, Pulisic harus ditarik keluar saat jeda babak pertama karena mengalami cedera betis.

Pujian Pelatih untuk Kerja Kolektif

Pelatih timnas Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, menegaskan bahwa hasil positif ini diraih berkat performa kolektif seluruh anggota tim.

>>> PSI Konfirmasi Jokowi Segera Jadi Dewan Pembina, Tunggu Waktu Penjaketan

"Ini adalah pendekatan kolektif," kata juru taktik asal Argentina tersebut.

Pochettino juga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras skuad dan staf pelatih. Ia memuji antusiasme pendukung yang memadati stadion.

"Mereka luar biasa. Kami bisa melakukan hal-hal luar biasa jika para suporter memberikan dukungan seperti ini," ujarnya.

Mantan pelatih Chelsea itu memaparkan bahwa persiapan matang dan waktu pemusatan latihan yang panjang menjadi kunci peningkatan kualitas permainan.

"Biasanya kami hanya memiliki beberapa hari untuk berkumpul.

Kali ini kami memiliki waktu yang cukup untuk bekerja bersama para pemain, bukan hanya memilih tim," kata Pochettino.

>>> Tunawisma Swedia Tinggal di Beranda Istana Terbengkalai Rp 4,7 Triliun

Setelah mengamankan tiga poin penting di laga perdana, timnas Amerika Serikat akan melanjutkan perjuangan di babak penyisihan Grup D dengan menghadapi Turkiye dan Australia.