Tim nasional Brasil tidak lagi menempati posisi sebagai kandidat utama untuk menjuarai Piala Dunia 2026.

Seperti dilaporkan dari Bola, tim yang kini diasuh oleh Carlo Ancelotti tersebut justru dihadapkan pada pertandingan pembuka yang berat melawan Maroko pada Minggu (14/06/2026) dini hari pukul 05.00 WIB.

>>> Amerika Serikat Hadapi Paraguay di Laga Pembuka Grup D Piala Dunia 2026

Sejumlah penilaian menempatkan beberapa tim negara lain seperti Argentina, Portugal, Spanyol, Prancis, dan Inggris di atas posisi Brasil dalam peluang merebut trofi juara dunia.

Kondisi ini terbilang tidak biasa bagi tim yang dikenal paling ikonik dalam sejarah turnamen ini.

Penurunan status ini sejalan dengan hasil minor dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol.

Brasil hanya mampu mengakhiri fase tersebut di peringkat kelima, tertinggal sepuluh poin dari Argentina yang menguasai posisi puncak klasemen.

Tugas paling krusial bagi Carlo Ancelotti saat ini adalah membangkitkan komitmen para pemain bintangnya, termasuk Raphinha dan Vinícius Junior.

Pelatih asal Italia tersebut dituntut untuk membuat mereka tampil optimal dan mengeluarkan kemampuan individu terbaik demi mendongkrak performa tim.

Meskipun Carlo Ancelotti dikenal piawai dalam mengelola ego pemain serta mengangkat performa pilar yang sedang menurun, kualitas skuad Brasil saat ini dinilai masih berada di bawah standar generasi-generasi sebelumnya.

Sementara itu, pertandingan lain di Grup B Piala Dunia 2026 sudah dimulai dengan mempertemukan Kanada dan Bosnia-Herzegovina.

Laga yang berlangsung di Toronto Stadium pada Sabtu (13/6/2026) dini hari WIB tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1.

Maroko Datang dengan Performa Stabil

Maroko datang dengan modal performa yang sangat stabil dan meyakinkan.