Penjualan kendaraan elektrifikasi di Indonesia masih menunjukkan tren positif sepanjang 2026. Segmen ini diprediksi mampu meraih pangsa pasar hingga 30% dari total penjualan otomotif nasional pada akhir tahun.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, total penjualan kendaraan elektrifikasi mencapai 93.839 unit pada periode Januari hingga Mei 2026.

>>> Bank Dunia Proyeksikan Defisit Anggaran Indonesia Tetap Tinggi hingga 2027

Angka tersebut terdiri dari battery electric vehicle (BEV), hybrid electric vehicle (HEV), dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).

Capaian itu setara dengan sekitar 26% dari total pasar otomotif nasional.

>>> Gol Folarin Balogun Dianulir karena Offside dalam Laga AS vs Paraguay

Secara keseluruhan, penjualan mobil di Indonesia pada lima bulan pertama 2026 mencapai 359.015 unit. Dengan demikian, kendaraan elektrifikasi berkontribusi lebih dari seperempat total penjualan.

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi disebut menjadi salah satu faktor pendorong. Konsumen dinilai semakin beralih ke kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

>>> Matahari Buatan China Tembus Batas Fisika Reaktor Fusi Nuklir

Proyeksi market share 30% pada akhir 2026 menunjukkan optimisme terhadap pertumbuhan segmen ini. Tren positif diperkirakan berlanjut seiring dengan dukungan kebijakan dan infrastruktur.