Berdasarkan data kualifikasi Amerika Selatan, Paraguay lolos di peringkat keenam dengan mencatatkan rata-rata penguasaan bola terendah sebesar 37,3 persen dan mencetak 36 persen gol dari situasi bola mati.

Antusiasme penonton membuat harga tiket pertandingan pembuka ini melonjak lebih dari 50 persen di situs resale sekunder dalam tiga hari terakhir, dengan harga tiket termurah mencapai 1.205 hingga 1.300 dolar AS.

Presiden FIFA Gianni Infantino membela kebijakan tarif dinamis tersebut dalam konferensi pers pembukaan turnamen pada hari Rabu.

"In this situation they could’ve gone down as well, they didn’t really go down, shows maybe the price point was the right one," ujar Gianni Infantino.

Infantino berargumen bahwa jika FIFA menetapkan harga lebih rendah, tiket akan tetap mahal di pasar gelap dan keuntungan justru jatuh ke tangan calo, bukan untuk perkembangan sepak bola global.

FIFA juga memberikan pembelaan terkait terlihatnya sejumlah kursi kosong pada pertandingan hari Kamis antara Korea Selatan melawan Ceko di Estadio Azteca yang sempat menuai sorotan penonton siaran langsung.

"Reflect the number of tickets scanned and spectators present within the stadium footprint, rather than visual assessments of seating occupancy at any given moment during the match," kata perwakilan FIFA melalui pernyataan resmi.

>>> Vinicius Jr Fokus Bawa Brasil Juara Piala Dunia, Bukan Kejar Gelar Individu

Pihak otoritas sepak bola dunia tersebut menambahkan bahwa beberapa penonton yang telah memiliki tiket terlihat memilih berdiri di area koridor stadion ketimbang duduk di kursi yang telah ditentukan selama pertandingan berlangsung.