Di segmen smartphone kelas menengah premium, Xiaomi 17T dan Google Pixel 10a menawarkan pendekatan yang berbeda.

Xiaomi mengedepankan perangkat keras tangguh, pengisian cepat, dan kamera serbaguna, sedangkan Google fokus pada perangkat lunak bersih, pembaruan jangka panjang, serta fitur AI cerdas.

>>> TECNO POVA 8 5G Resmi Meluncur dengan Baterai 8.000mAh dan Fitur AI

Artikel ini membandingkan kedua ponsel untuk menentukan mana yang memberikan nilai terbaik dan pengalaman pengguna lebih optimal.

Desain dan Layar: Xiaomi Lebih Menonjol di Visual dan Ketahanan

Kedua ponsel memiliki sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu.

Xiaomi 17T menggunakan kaca depan dan belakang berbahan plastik dengan serat kaca, sedangkan Pixel 10a mengombinasikan Gorilla Glass 7i dengan bingkai aluminium dan panel belakang plastik.

Pixel 10a terasa lebih premium karena bingkai aluminium, namun Xiaomi menawarkan desain yang tahan lama dan terinspirasi dari ponsel flagship.

Dari sisi layar, Xiaomi 17T unggul dengan panel AMOLED 6,59 inci beresolusi 1268 x 2756 piksel, mendukung Dolby Vision dan HDR10+ serta kecerahan puncak hingga 3.500 nits.

Pixel 10a memakai layar P-OLED 6,3 inci dengan refresh rate 120Hz dan kecerahan puncak 3.000 nits.

Layar Xiaomi terasa lebih memukau untuk gaming dan streaming video dengan visual yang lebih tajam dan cerah.

Performa dan Baterai: Xiaomi Lebih Kuat dan Tahan Lama

Xiaomi 17T ditenagai chipset MediaTek Dimensity 8500 Ultra dengan RAM 12GB dan storage UFS 4.1 yang cepat.

Pixel 10a menggunakan chipset Google Tensor G4 dengan RAM 8GB dan storage UFS 3.1.

Dalam penggunaan sehari-hari, keduanya berjalan lancar, namun Xiaomi unggul dalam multitasking, performa berkelanjutan, dan gaming berkat hardware yang lebih kuat dan storage lebih cepat.