"Manfaat AI harus dapat dirasakan oleh pelajar, guru, pelaku UMKM, aparatur pemerintah, komunitas lokal, hingga masyarakat umum di seluruh Nusantara," ujar Nezar.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan transformasi teknologi nasional diukur dari luasnya manfaat yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar kecepatan adopsi.

Caroline McGrath, Asia Director Microsoft Elevate, menyoroti aspek tata kelola. "Responsible AI bukan hanya persoalan teknologi, tetapi juga tata kelola, kepercayaan, dan kesiapan sumber daya manusia," ujarnya.

Menteri Koordinator Pratikno menegaskan bahwa kendali utama teknologi mutlak berada di tangan manusia. "AI tidak menggantikan manusia, melainkan alat yang dapat memperkuat kapasitas manusia," ujar Pratikno.

Ia menilai kemajuan teknologi harus bermuara pada pembangunan manusia, termasuk penciptaan ruang digital yang aman bagi anak-anak.

Forum ini juga menggelar diskusi panel yang membedah implementasi AI pada pelayanan publik, energi, pendidikan, dan ekonomi.

>>> 5 Pemain Lokal Persib Bandung yang Berpeluang Hengkang Musim Ini

Rangkaian diskusi tersebut mematangkan rumusan AI Policy Recommendation yang menyoroti literasi lintas daerah, etika AI, pengembangan talenta, perlindungan data, keamanan digital, serta kolaborasi multisektoral.