Apa Itu Kembang Macan Kerah yang Ramai Dibahas di TikTok Jelang 1 Suro
Apa Itu Kembang Macan Kerah yang Ramai Dibahas di TikTok Jelang 1 Suro
Kembang Macan Kerah belakangan ramai diperbincangkan di TikTok menjelang malam 1 Suro. Banyak pengguna membahas tradisi mandi menggunakan racikan bunga tersebut yang dipercaya sebagian masyarakat berkaitan dengan membuka aura.
Di tengah banyaknya konten yang muncul, Kembang Macan Kerah sebenarnya merupakan bagian dari warisan tradisi Jawa. Racikan ini dikenal dalam lingkungan budaya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Bendoro Raden Mas Prabu Wasistho dari lingkungan keluarga keraton pernah menjelaskan bahwa Kembang Macan Kerah menjadi salah satu bentuk kearifan lokal peninggalan leluhur Jawa.
Pada masa Keraton Kasunanan Surakarta masih memiliki kewenangan sebagai sebuah negara dan terlibat dalam peperangan untuk mempertahankan wilayah, racikan tersebut digunakan para pangeran atau bangsawan sebagai bagian dari pembersihan diri setelah perang.
Penggunaan itu dilakukan agar seseorang terhindar dari sawan atau tulak sawan yang dipercaya masyarakat Jawa sebagai gangguan penyakit, baik yang bersifat medis maupun nonmedis.
>>> Presiden Prabowo Awasi Langsung Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi
Selain untuk ritual pembersihan diri, Kembang Macan Kerah juga digunakan sebagai aromaterapi tradisional. Racikan bunga ini dipercaya membantu tubuh menjadi lebih rileks setelah aktivitas berat.
Bahan yang biasa digunakan dalam Kembang Macan Kerah terdiri dari berbagai unsur, mulai dari bunga mawar, kenanga, kantil, kunyit, dlingo, bangle, kayu secang, jeruk purut, irisan daun pandan, hingga berbagai empon-empon lainnya.
Dalam tradisi tertentu, racikan ini juga dikaitkan dengan kesuburan bagi perempuan. Masyarakat yang mempercayainya menyebut ramuan tersebut dapat dikonsumsi dengan tambahan gula Jawa, asam Jawa, gula pasir, atau kayu manis, tanpa memakai dlingo dan bangle.
Perbincangan mengenai Kembang Macan Kerah kembali meningkat karena banyak konten media sosial yang mengaitkannya dengan malam 1 Suro. Tradisi tersebut kemudian menarik perhatian pengguna yang penasaran dengan makna dan cara penggunaannya.
Update Terbaru
Galaxy Z Flip 8 Hadirkan Kenaikan Harga Tanpa Peningkatan Berarti
Selasa / 28-07-2026, 02:29 WIB
Inovasi Panen Kabut Hasilkan 65 Liter Air Bersih Tiap Hari di Maroko
Selasa / 28-07-2026, 02:28 WIB
Mikrochip Sintesis DNA: Era Baru Bioteknologi Medis dan Data
Selasa / 28-07-2026, 02:21 WIB
Alasan Minuman Soda Diet Bisa Membuat Anda Makan Lebih Banyak Menurut Sains
Selasa / 28-07-2026, 02:21 WIB
Mitos Daur Ulang Kemasan dan Evaluasi Material Ramah Lingkungan
Selasa / 28-07-2026, 02:21 WIB
Kue Pais Singkong Simpan Ketangguhan Hidup Masyarakat Adat Tidung
Selasa / 28-07-2026, 02:21 WIB
Panduan Membersihkan Bunga Es di Freezer Secara Efektif Tanpa Merusak Perangkat
Selasa / 28-07-2026, 02:14 WIB
Keanekaragaman Hayati Mengubah Gaya Hidup dan Ekonomi Hijau Nasional
Selasa / 28-07-2026, 02:14 WIB
Polemik Ijazah Jokowi, Tersangka Klaim Temukan Pembuat Dokumen
Selasa / 28-07-2026, 02:07 WIB
Lenovo ThinkPad T14s Gen 7 Snapdragon Edition Meluncur Global
Selasa / 28-07-2026, 02:07 WIB
Lenovo Legion C700 Hadirkan Fitur Streaming Game Cloud 10 Ms
Selasa / 28-07-2026, 02:07 WIB
HP Ungkap Fakta Menarik: 30 Persen Pengguna Masih Setia pada Windows 10
Selasa / 28-07-2026, 01:42 WIB
Debian Pertimbangkan Aturan Ketat Penggunaan AI dalam Pengembangan Proyek
Selasa / 28-07-2026, 01:42 WIB
Wayfarer Studios Milik Justin Baldoni Dikenai Sanksi Biaya Hukum
Selasa / 28-07-2026, 01:42 WIB







