PTBA Pertahankan Target Operasional 49,5 Juta Ton di Tengah Wacana Relaksasi RKAB
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memutuskan tetap fokus menjalankan operasional sesuai rencana kerja yang berlaku.
Keputusan ini diambil di tengah rencana pemerintah melakukan relaksasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batubara.
>>> OnePlus Nord Buds 4 Siap Meluncur di India, Bocoran Desain Muncul
Corporate Secretary PTBA, Eko Prayitno, menyatakan bahwa perusahaan belum mengubah target produksi tahunan. Hingga kuartal I-2026, produksi batubara PTBA mencapai 6,62 juta ton.
"Sebagai BUMN dan perusahaan terbuka, kami selalu berupaya menjaga pencapaian target produksi tahunan sesuai RKAB yang telah disetujui," ujar Eko.
PTBA termasuk perusahaan yang memperoleh persetujuan RKAB 2026 tanpa pengurangan volume produksi. Target produksi tahun ini ditetapkan sebesar 49,5 juta ton.
Eko menegaskan bahwa hingga saat ini PTBA tetap beroperasi berdasarkan RKAB yang telah disetujui pemerintah. Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM terkait pelaksanaan RKAB.
"PTBA akan menyesuaikan rencana produksi apabila terdapat arahan atau persetujuan tambahan dari regulator.
Namun, kami mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan mempertimbangkan kondisi pasar, kebutuhan domestik, kapasitas logistik, serta keberlanjutan operasional jangka panjang," imbuhnya.
Realisasi pemenuhan kewajiban pasar domestik masih mendominasi total penjualan perusahaan. Hingga kuartal I-2026, porsi penjualan domestik mencapai 53%, sementara 47% sisanya dialokasikan untuk ekspor.
Lima negara tujuan ekspor terbesar PTBA adalah Vietnam, Bangladesh, India, Kamboja, dan Thailand.
Pemerintah Kaji Relaksasi RKAB
Di sisi lain, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pemerintah terus mengamati dinamika pasar internasional dan tensi geopolitik global sebelum mengambil keputusan final mengenai pelonggaran kuota.
>>> BSI Buka Pendaftaran Beasiswa Scholarship Inspirasi 2026 untuk Mahasiswa Prasejahtera
"Terkait RKAB komoditas termasuk batubara, kita memperhatikan betul kecenderungan geopolitik dan situasi harga global," ujar Bahlil di Jakarta pada Senin (8/6/2026).
Update Terbaru
20 Karakter One Piece dengan Penulisan Terbaik Berdasarkan Kompleksitas
Selasa / 28-07-2026, 04:21 WIB
16 Raja Iblis Terkuat dalam Anime Berdasarkan Kekuatan dan Kemampuan Tempur
Selasa / 28-07-2026, 04:21 WIB
15 Rekomendasi Anime Romantis Lambat Terbaik yang Penuh Makna Emosional
Selasa / 28-07-2026, 04:21 WIB
Daftar 15 Game Action Adventure Terbaik Sepanjang Masa untuk Pemain
Selasa / 28-07-2026, 04:15 WIB
Kiprah Akademisi Prof. Jean Marc Aractingi di Ajang Global QS 2026
Selasa / 28-07-2026, 04:14 WIB
Sistem Digital Pemantauan Menu MBG Disiapkan Badan Gizi
Selasa / 28-07-2026, 04:08 WIB
TCL Rilis Soundbar Flagship Q95K Berdaya 1.420W dengan Audio Bang & Olufsen
Selasa / 28-07-2026, 04:07 WIB
Bocoran Spesifikasi Nokia 250 4G Smart Hadirkan Fitur Pintar Modern
Selasa / 28-07-2026, 04:07 WIB
Strategi Jitu Peroleh Koin Gratis MAGER Tanpa Modal Sedikitpun
Selasa / 28-07-2026, 04:00 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 29 Juli - 2 Agustus 2026
Selasa / 28-07-2026, 04:00 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 29 Juli - 2 Agustus 2026
Selasa / 28-07-2026, 04:00 WIB
5 Daftar Terbaru Aplikasi Penghasil Saldo Dana Gopay Juli 2026
Selasa / 28-07-2026, 03:58 WIB
FF x Naruto Chapter 3 Punya Bocoran Event dan Pilihan Karakter
Selasa / 28-07-2026, 03:56 WIB
Nostalgia Game PS2 Seru yang Paling Ikonik dan Berkesan di Masanya
Selasa / 28-07-2026, 03:50 WIB







