Cara Menurunkan Desil DTSEN 2026 dan Cek Statusnya
Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) 2026 menjadi acuan pemerintah dalam menentukan penerima bantuan sosial seperti PKH dan BPNT.
Tingkatan desil dalam DTSEN mencerminkan kondisi ekonomi keluarga, sehingga banyak masyarakat ingin menurunkan desil agar lebih berpeluang mendapat bantuan.
>>> Kementerian ESDM Pastikan Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Bukan Krisis Batubara
Namun, perlu diketahui bahwa masyarakat tidak bisa mengubah atau menurunkan status desil secara langsung melalui aplikasi.
Perubahan hanya bisa dilakukan melalui proses pembaruan data resmi dan verifikasi oleh petugas berwenang.
Langkah Mengajukan Penurunan Desil
Langkah pertama adalah datang ke kantor desa atau kelurahan sesuai alamat domisili. Ajukan permohonan pembaruan atau perbaikan data DTSEN.
Sampaikan kondisi sosial ekonomi keluarga secara jujur dan sesuai keadaan terkini. Serahkan dokumen pendukung seperti KTP, KK, dan dokumen lain yang diperlukan.
Petugas akan melakukan survei atau pengecekan langsung ke lapangan.
>>> 1.000 Buruh Plywood Jombang Terancam PHK Usai Pengumuman Mendadak Perusahaan
Data yang telah diverifikasi akan melalui musyawarah desa atau kelurahan sebelum diteruskan ke instansi terkait untuk pemeringkatan ulang.
Proses ini tidak berlangsung otomatis dan membutuhkan waktu. Pastikan data yang disampaikan akurat agar penilaian ulang sesuai kondisi nyata.
Cek Status Desil via Aplikasi Cek Bansos
Untuk mengecek status desil DTSEN 2026, unduh aplikasi Cek Bansos dari Google Play Store atau App Store. Login menggunakan akun yang sudah terdaftar.
Jika belum punya akun, daftar dengan memasukkan NIK, nomor KK, nama lengkap, alamat email, dan nomor telepon. Unggah foto e-KTP dan foto diri sesuai petunjuk.
>>> Jaya Real Property Bagikan Dividen Rp400 Miliar
Setelah akun diverifikasi, masuk ke aplikasi dan pilih menu Profil. Di sana akan terlihat informasi data sosial ekonomi keluarga, termasuk status desil.
Update Terbaru
Laba Bersih Bank Mandiri Naik 19 Persen Jadi Rp23,3 Triliun per Mei 2026
Jumat / 12-06-2026, 16:07 WIB
Wuling Buka Pemesanan Awal Aira EV, Uang Muka Rp 10 Juta
Jumat / 12-06-2026, 16:06 WIB
Kanada vs Bosnia Herzegovina di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Jumat / 12-06-2026, 16:06 WIB
Ducati Tak Turunkan Pembalap Pengganti Marc Marquez di MotoGP Catalunya
Jumat / 12-06-2026, 16:05 WIB
Veda Ega Pratama Siap Tempur di Moto3 Catalunya 2026
Jumat / 12-06-2026, 16:05 WIB
LG Ungkap Peta Jalan AI Home Menuju Ekosistem Zero Labor Home
Jumat / 12-06-2026, 16:05 WIB
Diversifikasi Portofolio Lewat Investasi Berbasis Dolar AS
Jumat / 12-06-2026, 16:04 WIB
Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan Secara Online dan Offline
Jumat / 12-06-2026, 16:04 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok Imbas Pembatalan Serangan Militer ke Iran
Jumat / 12-06-2026, 16:04 WIB
Sinarmas Sekuritas Rekomendasikan Beli Saham TUGU dengan Target Rp1.700
Jumat / 12-06-2026, 16:04 WIB
Pemerintah Butuh Likuiditas Masif untuk Wujudkan Janji Kampanye dan Program Prioritas
Jumat / 12-06-2026, 16:01 WIB
Apple Hadirkan Fitur Perbaikan Software Otomatis Tanpa Komputer
Jumat / 12-06-2026, 16:01 WIB
Investasi Reksadana USD Tetap Menarik di Tengah Suku Bunga Global Tinggi
Jumat / 12-06-2026, 16:00 WIB
Pancasakti Group Gelar Ajang Lari Jelang IPO Tahun 2029
Jumat / 12-06-2026, 16:00 WIB






