PT Phapros Tbk (PEHA) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp4,12 miliar kepada pemegang saham.

Keputusan ini diambil dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPS) yang digelar di Jakarta pada Kamis (11/6/2026).

>>> Alwi Farhan Tembus Semifinal Australian Open 2026

Dividen tersebut berasal dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp27,4 miliar. Angka ini membalikkan kerugian tahun sebelumnya yang mencapai Rp290,6 miliar pada 2024.

Keberhasilan mencetak laba didorong oleh pertumbuhan penjualan dua digit di seluruh segmen produk dan efisiensi operasional yang ketat.

Total penjualan Phapros melonjak 26,34 persen secara tahunan menjadi Rp940,88 miliar pada 2025.

Alokasi Dividen dan Laba Ditahan

Direktur Utama Phapros, Intan Abdams Katoppo, menjelaskan bahwa RUPS menyepakati dividen payout ratio sebesar 15 persen atau Rp4,12 miliar dari laba bersih.

>>> Mahasiswa Demo di Bundaran HI Protes Pelemahan Ekonomi dan Kenaikan BBM

Sisanya sebesar 85 persen akan ditahan untuk memperkuat permodalan perusahaan.

Dana yang ditahan akan digunakan untuk pemenuhan kepatuhan regulasi industri farmasi yang ketat serta belanja modal.

"Kami masih memerlukan dana untuk capex atas kebutuhan pemenuhan compliance bagi industri farmasi yang highly regulated," ujar Intan.

Kenaikan penjualan terjadi di semua segmen.

>>> Cara Mengajukan GoPay Pinjam 2026 Agar Mudah Disetujui

Segmen obat bebas tanpa resep naik 43,20 persen, obat generik berlogo naik 13,59 persen, dan segmen ethical naik 54,94 persen.