Qualcomm Naikkan Harga Chip Mulai September, Dampak ke Perangkat Elektronik

Qualcomm, salah satu pemain utama dalam industri semikonduktor global, berencana menaikkan harga chipnya dengan persentase dua digit.
Pemberitahuan ini telah disampaikan kepada para pelanggannya dan diperkirakan akan mulai berlaku untuk pengiriman setelah 1 September.
>>> Wendy Red Velvet Jadi Sorotan, Penampilannya Disebut Terlalu Kurus
Langkah ini diambil perusahaan sebagai respons terhadap biaya rantai pasokan yang terus meningkat. Qualcomm menyatakan tidak dapat lagi menyerap biaya tambahan tersebut dan sedang menjajaki sumber komponen alternatif.
Kenaikan harga chip ini berpotensi memengaruhi berbagai perangkat elektronik, mulai dari smartphone, perangkat wearable, hingga berbagai perangkat terhubung lainnya dalam beberapa bulan mendatang.
Tantangan Pasokan Global
Qualcomm sangat bergantung pada TSMC, produsen chip kontrak terbesar di dunia, untuk manufaktur produknya.
>>> So Ji Sub Beri Hadiah Emas 300 Gram untuk Tim Drakor 'Agent Kim Reactivated
Kapasitas produksi TSMC saat ini sangat diminati oleh pelanggan besar lainnya seperti Apple dan Nvidia.
Keterbatasan pasokan chip telah menjadi isu global yang berdampak pada berbagai industri teknologi, mulai dari ponsel hingga otomotif.
>>> Namgoong Min dan Jin Ah Reum Dikaruniai Bayi Laki-laki di Tahun Keempat Pernikahan
TSMC sendiri telah memperingatkan bahwa kendala pasokan ini mungkin masih berlanjut meskipun mereka terus meningkatkan kapasitas produksi.
Kenaikan harga chip dari Qualcomm ini menjadi indikasi bagaimana permintaan yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI) mulai merembet ke produk elektronik konsumen sehari-hari.
Produsen ponsel dan perangkat lainnya kini dihadapkan pada pilihan sulit: menanggung sendiri kenaikan biaya komponen atau meneruskannya kepada konsumen.
>>> Ratu Maxima Cetak Sejarah Buka WorldPride 2026, Dukungan untuk LGBTQ Tuai Kontroversi
Sejumlah merek smartphone dilaporkan telah menyesuaikan harga produk mereka, terutama pada segmen bernilai lebih rendah.
Update Terbaru
One UI 9 Akan Hadirkan Fitur Zoom Kustom per Aplikasi
Senin / 27-07-2026, 22:07 WIB
Samsung Tingkatkan Produksi Chip untuk Cegah Apple Borong Memori China
Senin / 27-07-2026, 22:07 WIB
Perlambatan Bicara Bisa Jadi Tanda Awal Penurunan Kognitif
Senin / 27-07-2026, 22:07 WIB
Hirup Aroma Saat Tidur Tingkatkan Memori Hingga 226% Menurut Studi
Senin / 27-07-2026, 22:07 WIB
Industri AI Hadapi Gelombang Kebencian Publik Akibat Tindakan Buruk
Senin / 27-07-2026, 22:02 WIB
Minyak Esensial Pepermin Berpotensi Turunkan Tekanan Darah Tinggi
Senin / 27-07-2026, 22:00 WIB
Debu Kosmik Ungkap Keberadaan Asteroid Tak Dikenal, Apa Artinya?
Senin / 27-07-2026, 22:00 WIB
Manfaat Jalan Kaki Setelah Makan: Dampak Positif bagi Tubuh
Senin / 27-07-2026, 22:00 WIB
90% Penderita Hepatitis di Indonesia Tak Sadar Terinfeksi, Kemenkes Ungkap Tantangan Eliminasi
Senin / 27-07-2026, 22:00 WIB
Sinopsis RoboCop (2014): Detektif Alex Murphy Menjadi Cyborg Penegak Hukum
Senin / 27-07-2026, 21:56 WIB
Dude Harlino Kembalikan Rp5,25 M Honor PT DSI ke Bareskrim, Ini Alasannya
Senin / 27-07-2026, 21:56 WIB
Stephen Chow Ungkap Alasan Pilih Dilraba Dilmurat Bintangi Kung Fu Soccer
Senin / 27-07-2026, 21:56 WIB
The Odyssey Kokoh di Puncak Box Office Global dengan Pendapatan Rp11,5 T
Senin / 27-07-2026, 21:56 WIB
Rumah Makin Personal: Solusi Interior Custom Dukung Gaya Hidup Penghuni
Senin / 27-07-2026, 21:49 WIB







