Kenaikan Harga Chip Qualcomm Mulai September, HP Snapdragon Berpotensi Ikut Naik
Qualcomm mengumumkan akan menaikkan harga chipset Snapdragon mulai 1 September mendatang. Langkah ini berpotensi membuat harga smartphone, tablet, dan perangkat lain yang menggunakan prosesor tersebut ikut naik.
Kabar ini terungkap dari surat yang dikirim Qualcomm kepada para pelanggannya, seperti dilaporkan Bloomberg. Surat tersebut muncul menjelang laporan keuangan kuartal ketiga perusahaan yang dijadwalkan pada 29 Juli.
>>> Tribun VIP Ambruk di Kejurnas Drift Purwokerto, 75 Penonton Terluka
Meski tidak merinci angka pasti, sumber menyebut kenaikan harga chip Qualcomm mencapai persentase dua digit. Artinya, bisa 10 persen atau lebih, tergantung produk dan kesepakatan dengan masing-masing pelanggan.
Penyebab kenaikan ini adalah mahalnya komponen produksi yang selama ini masih ditanggung Qualcomm. Perusahaan mengaku sudah tidak sanggup lagi menyerap selisih biaya dari para pemasok.
Qualcomm sempat mencari pemasok alternatif sebelum akhirnya memutuskan menaikkan harga. Harga baru berlaku untuk prosesor yang dikirim setelah 1 September.
Produsen smartphone, tablet, smartwatch, laptop, dan perangkat lain yang memakai chip Snapdragon akan menghadapi biaya produksi lebih tinggi mulai kuartal berikutnya.
Belum diketahui apakah kenaikan ini langsung berdampak ke harga jual.
Produsen masih bisa menyerap sebagian biaya tambahan, meski konsekuensinya margin keuntungan akan tertekan. Jika biaya diteruskan ke konsumen, harga gadget Snapdragon berpotensi naik jelang akhir 2026 atau setelahnya.
Qualcomm menjadi perusahaan teknologi terbaru yang menaikkan harga akibat mahalnya komponen. Sebelumnya, TSMC juga dilaporkan berencana menaikkan tarif manufaktur chip hingga 10 persen mulai awal 2027.
Kenaikan TSMC berlaku untuk berbagai node fabrikasi, termasuk 12nm, 16nm, dan 28nm.
Dampaknya tidak hanya pada chipset smartphone, tetapi juga komponen tablet, laptop, kendaraan, perangkat jaringan, dan elektronik rumah tangga.
Update Terbaru
3 Pemain Timnas Indonesia Dicoret dari Skuad Piala AFF 2026 Lawan Kamboja
Senin / 27-07-2026, 22:42 WIB
Respon Airlangga Hartarto Soal Pengunduran Diri Perry Warjiyo
Senin / 27-07-2026, 22:42 WIB
Garuda Unggul di Babak Pertama, Ini Analisis Indonesia vs Kamboja
Senin / 27-07-2026, 22:42 WIB
DPR Kecam Kekerasan Massa dan Desak Penegakan Hukum Tegas
Senin / 27-07-2026, 22:42 WIB
Gantikan Jay Idzes, Rizky Ridho Pimpin Lini Belakang Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Iran Tegaskan Belum Ada Negosiasi dengan AS dan Desak Perubahan Sikap Washington
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Tujuh Polisi Diperiksa Bareskrim, Wakapolres Tangsel Buka Suara
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Pabrik Garmen Hong Kong PHK 846 Pekerja, Ini Penjelasan Said Iqbal
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Gol Debut Mitchell Baker di Menit Keenam Bawa Timnas Indonesia Ungguli Kamboja
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Hindari 7 Kebiasaan Ini agar Barang Bawaan Tak Dicuri di Bandara
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Baker Brace di Menit ke-15, Timnas Indonesia Ungguli Kamboja 2-0
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Kasat Narkoba Tangsel Dinyatakan Tak Terlibat Etomidate, Pemeriksaan Lanjut
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Iran Peringatkan Ukraina Akan Konsekuensi Serangan Kapal Kargo
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Amran Pastikan Kementan Tetap Produktif Meski Kursi Wamentan Kosong
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB







