Pabrik Garmen Hong Kong PHK 846 Pekerja, Ini Penjelasan Said Iqbal
Perusahaan garmen asal Hong Kong, PT Victory Apparel Indonesia, dikabarkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 846 pekerja.
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengungkap rencana tersebut usai berdialog dengan manajemen.
>>> Gol Debut Mitchell Baker di Menit Keenam Bawa Timnas Indonesia Ungguli Kamboja
Pemerintah sebenarnya telah menawarkan opsi intervensi kebijakan agar pemutusan hubungan kerja dapat dihindari oleh perusahaan.
Namun, pihak manajemen mengindikasikan memilih opsi kedua akibat kondisi keuangan yang memburuk sejak pandemi Covid-19.
Situasi tersebut kian terpuruk lantaran hantaman bencana banjir serta terganggunya arus kas internal perusahaan garmen itu.
>>> Hindari 7 Kebiasaan Ini agar Barang Bawaan Tak Dicuri di Bandara
Gedung pabrik yang kini digunakan diketahui masih berstatus sewa dan masa berlakunya akan rampung pada Oktober 2026.
Said menegaskan seluruh proses penyelesaian hak buruh harus dituntaskan secara tuntas sebelum operasional perusahaan dihentikan.
>>> Baker Brace di Menit ke-15, Timnas Indonesia Ungguli Kamboja 2-0
Pemerintah juga menyoroti temuan dugaan kesepakatan pesangon sebesar 0,5 kali ketentuan yang dinilai tidak memiliki dasar hukum.
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168 Tahun 2024 telah membatalkan ketentuan tersebut dan mewajibkan pembayaran minimal satu kali.
Kementerian Ketenagakerjaan bersama dinas setempat diminta segera turun tangan memeriksa persoalan perjanjian yang berada di bawah tekanan.
>>> Kasat Narkoba Tangsel Dinyatakan Tak Terlibat Etomidate, Pemeriksaan Lanjut
BPJS Ketenagakerjaan dipastikan mempercepat pencairan JHT dan JKP serta menyiapkan program pelatihan keterampilan bagi buruh terdampak.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







