Perlambatan Bicara Bisa Jadi Tanda Awal Penurunan Kognitif
Kecepatan berbicara seseorang kini dapat menjadi penanda potensial untuk mendeteksi penurunan kognitif dini, bahkan sebelum gejala penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer muncul.
Sebuah tim peneliti di University of Toronto menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis pola bicara 125 orang dewasa sehat berusia 18 hingga 90 tahun.
>>> Hirup Aroma Saat Tidur Tingkatkan Memori Hingga 226% Menurut Studi
Hasil analisis menunjukkan adanya korelasi kuat antara kecepatan berekspresi dengan penurunan fungsi eksekutif otak.
Eksperimen Tes Gangguan Gambar-Kata
Untuk memahami lebih dalam, para peneliti melakukan eksperimen menggunakan tes gangguan gambar-kata. Peserta diperlihatkan gambar objek sehari-hari sambil mendengar kata yang terkadang berhubungan dan terkadang tidak.
>>> Industri AI Hadapi Gelombang Kebencian Publik Akibat Tindakan Buruk
Dengan mengukur waktu respons peserta, studi ini mendapati adanya perlambatan proses kognitif pada orang dewasa yang lebih tua.
Hal ini mengindikasikan bahwa perubahan kecepatan bicara bisa mencerminkan penurunan kognitif yang lebih luas.
>>> Minyak Esensial Pepermin Berpotensi Turunkan Tekanan Darah Tinggi
Teknologi pemrosesan bahasa alami (natural language processing) yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kemajuan signifikan dibandingkan studi sebelumnya yang hanya fokus pada perubahan bahasa tokoh publik yang didiagnosis demensia.
Alat baru ini memungkinkan deteksi perubahan pola bicara secara otomatis dan sistematis, berpotensi bertahun-tahun sebelum gejala parah terlihat.
>>> Debu Kosmik Ungkap Keberadaan Asteroid Tak Dikenal, Apa Artinya?
Dengan demikian, kecepatan bicara sehari-hari dapat menjadi penanda kesehatan kognitif yang penting, meskipun seringkali terabaikan.
Update Terbaru
Gantikan Jay Idzes, Rizky Ridho Pimpin Lini Belakang Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Iran Tegaskan Belum Ada Negosiasi dengan AS dan Desak Perubahan Sikap Washington
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Tujuh Polisi Diperiksa Bareskrim, Wakapolres Tangsel Buka Suara
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Pabrik Garmen Hong Kong PHK 846 Pekerja, Ini Penjelasan Said Iqbal
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Gol Debut Mitchell Baker di Menit Keenam Bawa Timnas Indonesia Ungguli Kamboja
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Hindari 7 Kebiasaan Ini agar Barang Bawaan Tak Dicuri di Bandara
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Baker Brace di Menit ke-15, Timnas Indonesia Ungguli Kamboja 2-0
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Kasat Narkoba Tangsel Dinyatakan Tak Terlibat Etomidate, Pemeriksaan Lanjut
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Iran Peringatkan Ukraina Akan Konsekuensi Serangan Kapal Kargo
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Amran Pastikan Kementan Tetap Produktif Meski Kursi Wamentan Kosong
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Sandy Walsh Cetak Gol Sundulan, Timnas Indonesia Hancurkan Kamboja 3-0
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Tenggat Rasio Pinggang-Tinggi Angkatan Udara AS: Data Tidak Mempengaruhi Skor Kebugaran
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Samsung Janjikan Harga Kacamata Pintar di Tingkat Wajar
Senin / 27-07-2026, 22:14 WIB
Kacamata Pintar Samsung Hadapi Pesaing dari Apple pada 2027
Senin / 27-07-2026, 22:14 WIB







