Debu Kosmik Ungkap Keberadaan Asteroid Tak Dikenal, Apa Artinya?
Partikel debu antariksa berukuran mikroskopis, yang sering kali luput dari perhatian, ternyata dapat menyimpan petunjuk penting mengenai asal-usul benda langit.
Sebuah studi baru menyoroti bagaimana analisis partikel-partikel kecil ini, yang dikenal sebagai mikrometeorit, telah mengarah pada penemuan potensi keberadaan asteroid baru yang belum pernah teridentifikasi.
>>> Manfaat Jalan Kaki Setelah Makan: Dampak Positif bagi Tubuh
Sebagian besar debu antariksa berukuran kurang dari satu milimeter. Partikel-partikel mungil ini memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan sangat tinggi, melebihi beberapa mil per detik.
Gesekan dengan atmosfer menghasilkan panas yang intens, melelehkan debu tersebut saat turun. Saat tetesan cair ini mendingin, mereka mengeras menjadi bola-bola kaca kecil yang disebut sferul kosmik.
Berbeda dengan meteorit yang lebih besar yang berasal dari asteroid padat, mikrometeorit dapat melestarikan berbagai jenis materi antariksa.
Partikel-partikel ini membawa bukti kimia dari asteroid rapuh yang tidak menghasilkan meteorit utuh.
Para ilmuwan rutin mengumpulkan spek mikroskopis ini dari lapisan es kutub, sedimen laut, dan talang air perkotaan.
Identifikasi Sferul Kosmik Unik
Sebuah tim riset internasional menganalisis sferul kosmik yang diambil dari es Antartika dan bangunan perkotaan. Mereka mengidentifikasi sub-kelas partikel yang berbeda, yang diberi nama SCumPo (sulfur-rich cumulate-porous spherules).
>>> 90% Penderita Hepatitis di Indonesia Tak Sadar Terinfeksi, Kemenkes Ungkap Tantangan Eliminasi
Butiran ini memiliki tekstur internal unik, di mana kristal olivin menumpuk di satu sisi bola selama penerbangan.
Pengujian kimia yang cermat pada sepuluh partikel SCumPo menunjukkan komposisi internal yang kaya akan kaca yang dipenuhi sulfur, serta tetesan logam besi, nikel, dan sulfur.
Tanda kimia yang berbeda terdeteksi melalui pengujian isotop oksigen, membuktikan bahwa butiran ini tidak cocok dengan kelompok meteorit mana pun dalam koleksi yang ada.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







