Asteroid Apophis Melintas Dekat Bumi April 2029, Bisa Dilihat 7,6 Miliar Orang
Asteroid raksasa bernama Apophis akan melintas sangat dekat dengan Bumi pada 13 April 2029. Objek luar angkasa seukuran gedung pencakar langit ini diperkirakan bisa disaksikan oleh miliaran orang.
Pensiunan kartografer Michael Zeiler dan astronom Rick Fienberg mempresentasikan peta visibilitas dalam lokakarya 'Apophis T-3 Years' di University of Padua, Italia.
>>> Putusan Praperadilan Kedua Roy Suryo Dijadwalkan 20 Juli 2026
Menurut perhitungan mereka, sekitar 90 persen populasi dunia atau 7,6 miliar orang tinggal di wilayah yang secara teori bisa melihat Apophis dengan mata telanjang.
Namun, keberhasilan melihatnya sangat bergantung pada faktor cuaca seperti ketebalan awan dan polusi cahaya.
Asteroid ini tidak akan tampak seperti meteor terang, melainkan titik cahaya kecil yang bergerak konstan.
Pada titik terdekatnya, pergerakan Apophis setara dengan lebar Bulan Purnama setiap menit. "Pergerakannya pasti akan menyita perhatian.
Kecepatannya lebih lambat dari satelit, ia akan melintasi langit dalam hitungan jam, bukan menit," kata Fienberg.
Jadwal Penampakan Apophis
Total durasi penampakan dengan mata telanjang diperkirakan sekitar 7 jam. Berikut jadwalnya dalam waktu EDT (Eastern Daylight Time):
Pukul 11.00 EDT: Fenomena dimulai, asteroid mulai terlihat di atas langit Australia.
Pukul 16.35 EDT (Puncak Kecerahan): Apophis mencapai titik paling terang di atas Kamerun.
Sekitar 3,9 miliar orang di Afrika, Asia, Amerika Selatan bagian timur, dan sebagian Eropa bisa menyaksikan momen ini.
Pukul 17.45 EDT (Jarak Terdekat): Asteroid mencapai titik terdekat dengan Bumi, melintas di ketinggian 31.600 kilometer di atas Atlantik Utara.
>>> Indonesia Peringkat Ketiga Dunia Kasus Kusta, Stigma Masih Menghantui
Posisi ini lebih rendah dari orbit satelit geostasioner. Sekitar 2 miliar orang di Amerika Selatan, Amerika Serikat, Afrika, dan sebagian Eropa bisa melihatnya.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







