Pukul 18.00 EDT: Fenomena berakhir di atas Samudra Atlantik Utara.

Apakah Asteroid Ini Mengancam Bumi?

Richard Binzel, profesor sains planet di MIT, memastikan asteroid ini akan melintas dengan aman. Kepastian ini diperoleh dari pengamatan akurat selama lebih dari dua dekade.

Saat ditemukan pada 2004, kalkulasi awal menunjukkan peluang tabrakan 1 banding 37 pada 2029.

Namun, pengamatan lanjutan NASA memastikan tidak ada ancaman tabrakan pada 2029 maupun satu abad ke depan.

Para ilmuwan melihat fenomena ini sebagai kesempatan langka mengamati pengaruh gravitasi Bumi terhadap struktur asteroid.

Gaya gravitasi diperkirakan akan mengubah orbit Apophis tanpa menimbulkan bahaya, namun berpotensi memicu tanah longsor di permukaannya atau menyingkap material tersembunyi.

Binzel menambahkan, "Kami belum tahu pasti apa yang akan terjadi. Bisa jadi Apophis melintas begitu saja tanpa terpengaruh, atau mungkin kita akan melihat perubahan yang signifikan.

Justru karena itulah kita harus mengamatinya."

>>> Prediksi Spanyol vs Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Para ilmuwan berencana memantau asteroid ini dari observatorium di Kepulauan Canary, Spanyol. Lokasi di Samudra Atlantik dinilai strategis untuk mengamati titik terdekat asteroid dengan kondisi langit cerah.