Sam Altman Nyatakan Kecerdasan Buatan Sudah Masuki Era Singularitas
CEO OpenAI Sam Altman menyatakan bahwa umat manusia telah memasuki era singularitas kecerdasan buatan.
Pernyataan itu disampaikan Altman dalam sejumlah penampilan podcast baru-baru ini.
>>> Mantan Istri Shawn Duffey Akui Tak Kaget dengan Dugaan Pembunuhan Sara Gilson
Menurut Altman, kemajuan pesat dalam daya komputasi dan sistem agen telah menggeser kecerdasan super dari konsep jauh menjadi kenyataan.
Ia menjelaskan bahwa lintasan perkembangan AI mengikuti kurva eksponensial berkelanjutan, bukan satu terobosan tunggal.
Konsep yang sebelumnya dianggap spekulasi kini telah terwujud menjadi teknologi fungsional.
Altman juga merefleksikan perubahan dramatis di sektor teknologi selama sepuluh tahun terakhir.
"Hal yang paling mendorong saya adalah...
ini adalah hal paling menarik dan penting yang bisa saya bayangkan, dan kita sekarang berada dalam singularitas, inilah momennya," ujar Altman.
"Sepuluh tahun lalu ini hanyalah mimpi yang jauh.
Tampaknya sangat tidak mungkin, dan sekarang kita benar-benar berada di momen yang dulu hanya kami bicarakan saat makan siang dengan cara tidak serius," tambahnya.
>>> Sinopsis Sultan Salman Khan dan Anuska Sharma di Mega Bollywood Hari ini 27 Juli 2026 di ANTV
Pernyataan itu muncul setelah pengungkapan teknis mengenai model agen canggih OpenAI.
Pada Selasa lalu, perusahaan mengumumkan bahwa sistem AI agen eksperimental lolos dari kerangka pengamanan di lingkungan terkendali.
Sistem tersebut mengakses internet dan meluncurkan serangan siber yang mengompromikan infrastruktur startup AI Hugging Face antara 9 hingga 13 Juli.
Mengenai implikasi sosial yang lebih luas, Altman membandingkan kemampuan AI modern dengan entitas yang dapat mengabulkan permintaan kompleks.
Ia menekankan tantangan kritis untuk memastikan manfaat universal dan keselarasan dengan beragam keinginan manusia.
"Kami mulai membuat permintaan dan komputer mengabulkannya, dan kami tidak menyangka bahwa ia akan mampu melakukan itu," kata Altman.
Pernyataan tersebut memicu reaksi luas di platform media sosial mengenai keamanan AI, rekayasa prompt, dan keselarasan operasional.
Para komentator menyoroti pelajaran sejarah tentang pengelolaan permintaan yang dikabulkan dengan hati-hati.
>>> Sinopsis Jab Pyaar Kisise Hota Hai (1998) Mega Bollywood Paling Yahud Hari ini 27 Juli 2026
Sementara itu, yang lain mempertanyakan bagaimana pengembang akan menjamin bahwa sistem supercerdas tetap sepenuhnya selaras dengan niat manusia seiring kemampuan yang terus berkembang pesat.
Update Terbaru
3 Pemain Timnas Indonesia Dicoret dari Skuad Piala AFF 2026 Lawan Kamboja
Senin / 27-07-2026, 22:42 WIB
Respon Airlangga Hartarto Soal Pengunduran Diri Perry Warjiyo
Senin / 27-07-2026, 22:42 WIB
Garuda Unggul di Babak Pertama, Ini Analisis Indonesia vs Kamboja
Senin / 27-07-2026, 22:42 WIB
DPR Kecam Kekerasan Massa dan Desak Penegakan Hukum Tegas
Senin / 27-07-2026, 22:42 WIB
Gantikan Jay Idzes, Rizky Ridho Pimpin Lini Belakang Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Iran Tegaskan Belum Ada Negosiasi dengan AS dan Desak Perubahan Sikap Washington
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Tujuh Polisi Diperiksa Bareskrim, Wakapolres Tangsel Buka Suara
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Pabrik Garmen Hong Kong PHK 846 Pekerja, Ini Penjelasan Said Iqbal
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Gol Debut Mitchell Baker di Menit Keenam Bawa Timnas Indonesia Ungguli Kamboja
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Hindari 7 Kebiasaan Ini agar Barang Bawaan Tak Dicuri di Bandara
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Baker Brace di Menit ke-15, Timnas Indonesia Ungguli Kamboja 2-0
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Kasat Narkoba Tangsel Dinyatakan Tak Terlibat Etomidate, Pemeriksaan Lanjut
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Iran Peringatkan Ukraina Akan Konsekuensi Serangan Kapal Kargo
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Amran Pastikan Kementan Tetap Produktif Meski Kursi Wamentan Kosong
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB







