Film animasi keluarga Garuda Di Dadaku resmi menyapa penonton di seluruh Indonesia pada 11 Juni 2026. Karya ini merupakan hasil kolaborasi ratusan kreator animasi Tanah Air.

Film ini mengisahkan Putra (Keanu Azka), seorang anak laki-laki yang bercita-cita menjadi pemain Timnas Indonesia. Perjalanannya penuh dengan rasa takut, keraguan, dan kegagalan.

>>> Acara Realitas Guesthouse Korea Raih Penonton Global di Netflix

Dalam perjalanannya, Putra ditemani Gaga (Kristo Immanuel), sosok Garuda kecil magis yang membantunya menemukan keberanian. Ia juga mendapat dukungan dari sahabatnya, Naya (Quinn Salman).

Melalui kisah yang hangat, film ini mengajak penonton melihat bahwa keberhasilan sering berawal dari langkah kecil dan dukungan orang terdekat.

Sutradara Ronny Gani mengatakan, "Garuda Di Dadaku lahir dari pengalaman personal. Saya percaya setiap anak pernah merasa tidak cukup baik, takut gagal, atau merasa mimpinya terlalu jauh."

Produser Shanty Harmayn menambahkan, "Sebagai orang tua, satu kalimat sederhana bisa menentukan apakah anak berani melangkah atau menyerah.

Film ini adalah pengingat akan hal itu."

Kolaborasi Lintas Studio dan Prestasi Internasional

Film ini diproduksi oleh KAWI Animation bersama sejumlah studio lain, seperti Imaji Studio, Manimonki Studio, Leomotions Studio, dan Robot Playground Media.

Total ada 15 studio yang terlibat.

>>> Koo Kyo-hwan: Aktor Serba Bisa yang Terus Bersinar di Layar Lebar dan Drama

Sebelum tayang di bioskop, Garuda Di Dadaku masuk nominasi kategori Animation dalam Golden Goblet Awards di Shanghai International Film Festival 2026.

Film ini bersaing dengan karya dari Brasil, Swedia, Norwegia, Denmark, Prancis, Spanyol, Chile, dan Argentina.

Film ini diproduseri oleh Shanty Harmayn, Aoura Lovenson Chandra, dan Tanya Yuson. Garuda Di Dadaku merupakan interpretasi animasi terbaru dari IP legendaris karya Salman Aristo dan Shanty Harmayn.

Sutradara Ronny Gani didukung oleh Dewi Rosma sebagai Produser Pelaksana. Tim kreatif inti juga diperkuat R.

Katamsi (Art Director), Dimas Yoga MK (Animation Director), Herwin Arkiando (3D Asset Supervisor), dan Dika Irami (Lighting, Render & Compositing Supervisor).

Pengisi suara antara lain Keanu Azka, Kristo Immanuel, Quinn Salman, Ibnu Jamil, Revalina S.

Temat, Sal Priadi, Ringgo Agus Rahman, Rizky Ridho, Zee Asadel, Oki Rengga, Emir Mahira, dan Bima Sena.

>>> Busan: Lebih dari Sekadar Kota Persinggahan Tur BTS

Film ini juga menghadirkan dua lagu original soundtrack: "Garuda Di Dadaku" oleh Isyana Sarasvati dan "Bersama Sang Garuda" oleh Quinn Salman.