Ryan memperkirakan aliran dana dapat kembali meramaikan pasar kripto setelah euforia IPO mereda, asalkan aset digital kembali menunjukkan tren naik yang ditopang fundamental.

"Investor akan selalu mencari peluang pertumbuhan terbaik. Namun ketika euforia IPO mereda, sebagian modal tersebut berpotensi kembali masuk ke aset digital," katanya.

Secara umum, maraknya IPO sektor inovasi teknologi mencerminkan tingginya ketertarikan pemodal pada ekonomi digital.

Hal tersebut pada akhirnya dipercaya dapat membawa pengaruh positif bagi ekosistem aset kripto secara keseluruhan.

Di sisi lain, Bittime memantau pertumbuhan minat signifikan dari pemodal di Indonesia terhadap aset tokenisasi atau real-world assets (RWA).

Produk yang paling diminati meliputi Tether Gold, Silver Token, SP500 Tokenized ETF, Tesla Tokenized Stock, dan Nasdaq Tokenized ETF.

>>> Humpuss Maritim Internasional Catatkan Aset US$ 346,16 Juta pada 2025

Menurut Ryan, fenomena ini memperlihatkan bahwa pemodal lokal kian aktif melakukan diversifikasi portofolio dengan memanfaatkan instrumen global dari sektor komoditas hingga indeks saham teknologi AS.