Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi turnamen sepak bola dengan dukungan teknologi paling canggih sepanjang sejarah.

Ajang bergengsi ini akan memanfaatkan berbagai inovasi mutakhir untuk meningkatkan kualitas pertandingan.

>>> BTN Jakarta International Marathon 2026 Digelar Akhir Pekan Ini, Diikuti 45 Ribu Pelari

Setiap tim yang bertanding akan mendapatkan akses ke perangkat kecerdasan buatan yang menganalisis pergerakan pemain di lapangan.

Sistem ini juga menyediakan teknologi visualisasi berupa avatar digital pemain yang diproduksi melalui pemindaian tubuh.

Inovasi digital tersebut dirancang untuk mempermudah tugas wasit dalam memodelkan aksi laga dan mendeteksi gerakan ilegal.

Bantuan untuk wasit juga mencakup sistem baru penentu keputusan, termasuk untuk mendeteksi posisi offside dan pelanggaran handball.

>>> PB Akuatik Indonesia Rampungkan Persiapan Kejuaraan Renang di Bali

Akurasi keputusan ini dapat dicapai berkat bola pintar khusus yang sudah ditanamkan sensor sensitif di dalamnya.

Demokratisasi Teknologi untuk Seluruh Tim

Sistem bertenaga canggih ini bekerja secara real-time untuk menyajikan analisis mendalam terkait pergerakan pemain, taktik tim, hingga performa individu kepada staf kepelatihan.

Franco Impellizzeri, pemimpin redaksi jurnal Science and Medicine in Football, menjelaskan bahwa penyediaan fasilitas ini oleh FIFA menjadi langkah positif untuk mendemokratisasi akses teknologi.

>>> 5 Pilihan Mini Proyektor dan TV untuk Nobar Piala Dunia 2026

Namun, ketersediaan staf ahli yang mampu mengoperasikan dan mengolah data dari sistem informasi canggih tersebut pada setiap tim masih menjadi tantangan tersendiri.