Legenda hidup tim nasional Brasil, Cafu, memberikan dukungan penuh kepada Carlo Ancelotti untuk menukangi Selecao pada Piala Dunia 2026.

Keyakinan itu didasari rekam jejak Ancelotti yang dinilai mampu mengembalikan identitas serta kepercayaan diri skuad Brasil yang sempat menurun pada beberapa edisi terakhir.

>>> FIFA Terapkan AI dan Aturan Baru untuk Piala Dunia 2026

Mantan pemain AC Milan dan Brasil yang telah memenangkan dua gelar Piala Dunia itu mengungkapkan kekagumannya melalui tulisan untuk Gazzetta dello Sport.

"Kita berbicara tentang salah satu pelatih paling sukses dan dihormati dalam sejarah sepak bola," tulis Cafu dikutip dari Football Italia.

Ia menilai karakteristik kepemimpinan yang tenang menjadi modal krusial bagi kebangkitan tim nasional negaranya saat ini.

"Pengalaman internasionalnya, kemampuan mengelola pemain hebat, serta ketenangannya adalah kualitas fundamental bagi tim nasional yang selama beberapa tahun terakhir menunjukkan bakat namun sering kurang pada momen-momen penting," tulisnya.

Refleksi Kejayaan 2002

Cafu juga merefleksikan pengalamannya saat menjuarai Piala Dunia 2002 di bawah arahan Luiz Felipe Scolari yang mengutamakan kebersamaan tim.

"Mister Felipe Scolari mengumpulkan kami dan mengatakan bahwa suasana tidak tepat; kami perlu lebih banyak kegembiraan," kata Cafu.

Menurutnya, atmosfer santai dan penuh kegembiraan yang dibangun saat itu berhasil memicu performa positif para pemain bintang.

"Ronaldinho tidak perlu disuruh dua kali dan mulai memainkan irama yang membuat semua terhanyut.

Sejak saat itu, kelompok kami menjadi lebih santai dan menjalani hari-hari dengan lebih ringan," ungkapnya.

>>> Timnas Brasil Abaikan Status Bukan Unggulan di Piala Dunia 2026

Faktor keharmonisan antar-pemain di luar lapangan dinilai menjadi kunci utama yang membedakan kekuatan tim juara Brasil di masa lalu dengan era saat ini.