Hubungan antara dua kapten Manchester United dari generasi berbeda, Bruno Fernandes dan Roy Keane, akhirnya memasuki babak baru.

Setelah sempat terlibat perselisihan sengit pada Mei lalu, keduanya kini memilih untuk menyudahi konflik tersebut.

>>> STKIP Cimahi dan UKI Pimpin Klasemen Liga Universitas 2026

Perseteruan ini berawal dari kritik tajam yang dilayangkan Roy Keane terhadap Bruno Fernandes.

Kritik tersebut muncul setelah Fernandes memecahkan rekor assist terbanyak dalam satu musim Liga Inggris dengan 21 assist pada musim 2025-2026.

Menurut Keane, Fernandes merupakan sosok pemain yang egois dan lebih mementingkan pencapaian individu daripada kemenangan tim.

Fernandes merasa tersinggung dan memberikan balasan menohok dalam podcast Diary of a CEO bersama Steven Bartlett.

"Saya selalu mengatakan bahwa saya tidak keberatan dengan kritik.

Tapi yang tidak saya sukai adalah dia menaruh kata-kata di mulut saya yang sebenarnya tidak saya ucapkan," kata Fernandes.

Ketegangan di antara keduanya akhirnya mereda setelah mereka memutuskan untuk meluruskan kesalahpahaman melalui obrolan via telepon. Keane mengakui bahwa komunikasi tersebut berjalan sangat santai.

"Sebuah obrolan yang menyenangkan," ungkap Keane seperti dikutip dari Sky Sports. "Dia menghubungi saya dan ingin mengobrol.

Saya meneleponnya dan kami mengobrol dengan menyenangkan."

>>> Fabio Capello Soroti Pengaruh Iklim di Piala Dunia 2026

Dalam panggilan telepon tersebut, Keane memanfaatkan momen untuk membahas berbagai hal secara mendalam dengan Fernandes, termasuk inti dari konflik yang sempat memicu salah paham.

"Obrolan itu membahas berbagai hal, dan sangat menyenangkan karena terkadang apa yang kita katakan tidak tersampaikan dengan baik sehingga menimbulkan kesalahpahaman.

Kami pun melakukan percakapan yang dewasa dan menyenangkan," jelasnya.