Bank Mandiri Jadi Bank Pertama di Indonesia Terhubung Langsung dengan CIPS China
PT Bank Mandiri Tbk resmi menjadi bank pertama di Indonesia yang terhubung langsung dengan Cross-Border Interbank Payment System (CIPS) di Shanghai, China, pada Kamis (11/6/2026).
Langkah ini menjadikan perseroan sebagai satu-satunya bank domestik dengan akses langsung ke jaringan pembayaran internasional berbasis renminbi (RMB).
>>> Maybank Indonesia Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun untuk Ekspansi Kredit
Memperkuat Konektivitas Keuangan Nasional
Integrasi tersebut bertujuan memperkuat konektivitas industri keuangan nasional dengan ekosistem global sekaligus mempermudah transaksi lintas negara.
Kerja sama strategis ini diharapkan mendorong volume perdagangan serta investasi bilateral antara Indonesia dan China.
Acara peresmian keanggotaan Direct Participant CIPS dihadiri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Gubernur Bank Sentral China Pan Gongsheng.
Turut hadir pula Chairman CIPS Wang Hongbo serta Direktur Operations Bank Mandiri Timothy Utama.
Melalui sistem baru ini, proses remitansi berbasis RMB diklaim berjalan lebih cepat dibandingkan mekanisme konvensional yang membutuhkan bank perantara.
Skema ini memangkas kompleksitas antarbank dan memberikan kepastian penyelesaian transaksi bagi nasabah korporasi.
>>> Carlo Ancelotti Kokohkan Ruang Ganti Timnas Brasil Jelang Piala Dunia
Direktur Operations Bank Mandiri Timothy Utama menjelaskan bahwa keanggotaan langsung ini memperkuat kapabilitas layanan internasional perseroan.
Pihaknya juga memperpanjang waktu operasional layanan pengiriman dana internasional berbasis RMB untuk meningkatkan fleksibilitas nasabah.
"Sebagai Direct Participant CIPS, Bank Mandiri dapat menghadirkan layanan transaksi RMB yang lebih efisien dan andal, sekaligus mendukung pertumbuhan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan China serta memperkuat konektivitas industri keuangan nasional dengan ekosistem pembayaran global," ujar Timothy Utama.
Inisiatif ini mendukung implementasi Local Currency Transaction (LCT) yang digalakkan Bank Indonesia dan People's Bank of China.
Penggunaan mata uang lokal diharapkan memitigasi risiko fluktuasi nilai tukar serta mengurangi ketergantungan pelaku usaha pada dolar AS.
Infrastruktur pembayaran yang aman dan efisien dinilai krusial mengingat posisi China sebagai mitra dagang terbesar bagi Indonesia.
>>> Scary Movie 6 Puncaki Box Office Global, Parodi John Wick Jadi Daya Tarik
Bank Mandiri menyatakan akan terus memperluas kolaborasi global dan mengembangkan solusi finansial berbasis RMB ke depan.
Update Terbaru
Hongqi, Merek Limo Era Mao, Kalahkan Rolls-Royce di China dengan Rasio 2:1
Senin / 27-07-2026, 05:28 WIB
Pengadilan Banding Federal Blokir Perintah Trump soal Pemilu Surat
Senin / 27-07-2026, 05:14 WIB
Sam Altman Nyatakan Kecerdasan Buatan Sudah Masuki Era Singularitas
Senin / 27-07-2026, 05:14 WIB
Mantan Istri Shawn Duffey Akui Tak Kaget dengan Dugaan Pembunuhan Sara Gilson
Senin / 27-07-2026, 05:14 WIB
Merger Paramount-Warner Bros Kembali Ditunda, Sidang Digelar 3 Agustus
Senin / 27-07-2026, 05:14 WIB
Sinopsis Sultan Salman Khan dan Anuska Sharma di Mega Bollywood Hari ini 27 Juli 2026 di ANTV
Senin / 27-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis Jab Pyaar Kisise Hota Hai (1998) Mega Bollywood Paling Yahud Hari ini 27 Juli 2026
Senin / 27-07-2026, 05:00 WIB
YA ALLAH! Wajah Cinta yang Lain Turun Posisi 4, Inilah Acara TV dengan Rating Terpopuler Hari ini 27 Juli 2026
Senin / 27-07-2026, 05:00 WIB
Nonton Drakor See You At Work Tomorrow Eps 11-12 Sub Indo Tamat di KST bukan LK21: Menuju Ending yang Menegangkan
Senin / 27-07-2026, 05:00 WIB
AHY Hidupkan Kembali Garuda Finishers, Ajak Anak Muda Finish Strong
Senin / 27-07-2026, 04:42 WIB
Kematian Pria Diduga Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie, Polisi Masih Selidiki
Senin / 27-07-2026, 04:42 WIB







