Mantan penjaga gawang Timnas Indonesia era 1980-an, Hermansyah, memberikan pandangannya mengenai persaingan kiper utama skuad Garuda.

Ia menilai Emil Audero lebih layak mengisi posisi tersebut dalam skema permainan pelatih John Herdman.

>>> Jumaria, Petani Maros, Selesai Haji Setelah Menabung 20 Tahun di Ember

Penilaian ini muncul setelah performa impresif dua kiper diaspora sepanjang laga internasional pada Juni 2026.

Pelatih John Herdman sebelumnya membawa tiga kiper, termasuk Nadeo Argawinata, untuk FIFA Matchday dan FIFA Series 2026.

Namun, hanya Emil Audero dan Maarten Paes yang diturunkan bergantian, sementara Nadeo berada di bangku cadangan. Emil Audero tampil memukau saat Indonesia mengalahkan Oman 3-0 dengan menggagalkan penalti.

Sementara itu, Maarten Paes mencatatkan clean sheet saat menang 1-0 atas Mozambik pada Selasa (9/6/2026) dan menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis.

Persaingan ketat ini membuat tim pelatih belum menentukan posisi kiper nomor satu secara verbal.

Keunggulan Emil Audero Menurut Hermansyah

Hermansyah memberikan pandangan teknis mengenai keunggulan Emil Audero yang saat ini berkarier di Serie A dibandingkan dengan Maarten Paes yang bermain di Eredivisie.

"Kalau saya disuruh memilih, Emil Audero jadi pilihan pertama saya.

>>> 10 Kampus Bersaing di National Collegiate Futsal Series 2026

Dia sangat cocok untuk style permainan John Herdman karena pelatih menuntut kiper jadi pemain pertama untuk membangun permainan lewat kaki.

Soal ini, Emil Audero lebih bagus dari Maarten Paes," katanya.

Kelemahan dalam membangun serangan dari lini belakang menjadi sorotan utama Hermansyah terhadap performa Maarten Paes.

"Kalau tak salah, pelatih Ajax pernah mengomentari kemampuan build up Maarten Paes yang kurang bagus. Jadi, saya punya pandangan sama," sebutnya.

Kendati demikian, pria yang pernah membawa Mastrans Bandung Raya menjuarai Liga Indonesia 1994 ini meyakini kompetisi internal ini akan memacu peningkatan kualitas sang pemain di level klub maupun internasional.

"Maarten Paes seorang profesional.

>>> Korsel dan Uni Eropa Tolak Akui Korea Utara sebagai Negara Nuklir

Dia pasti akan berusaha memperbaiki diri karena ini menyangkut karier dan masa depannya di klub dan Timnas Indonesia," tutur Hermansyah.