Jumaria P Sire Said (70), seorang nenek petani asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, berhasil menyelesaikan ibadah haji 2026 di Arab Saudi pada Rabu (10/6/2026).

Perjalanan spiritual ini menjadi kenyataan setelah ia menabung selama 20 tahun di dalam ember yang disembunyikan di kolong tempat tidur.

>>> 10 Kampus Bersaing di National Collegiate Futsal Series 2026

Jumaria tergabung dalam kelompok terbang 14 embarkasi Makassar (UPG) dan berangkat menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 1114 pada 1 Mei 2026 menuju Madinah.

Ia juga terpilih sebagai ikon 'Mecca Route' pada musim haji tahun ini, sebuah program yang memudahkan jemaah dalam proses keberangkatan.

Dengan haru, Jumaria mengungkapkan keinginannya untuk kembali ke Tanah Suci. "Saya berdoa mau kembali lagi ke sini," katanya di Bandara King Abdulaziz Jeddah.

Tabungan haji tersebut dikumpulkan dari hasil mengolah sawah peninggalan orang tua serta menggarap kebun milik tetangganya.

Setiap kali mendapatkan rezeki lebih dari hasil panen, ia menyisihkan uang sebesar Rp200.000 hingga Rp700.000 ke dalam ember.

>>> Korsel dan Uni Eropa Tolak Akui Korea Utara sebagai Negara Nuklir

Untuk menjaga kerahasiaan, Jumaria menutup ember dengan kain bekas agar tidak diketahui orang lain.

"Saya menabung di ember, saya tutup kain-kain jelek (embernya) supaya tidak ada yang tahu," ujarnya.

Pengalaman beribadah di Arab Saudi menjadi perjalanan pertama Jumaria keluar dari Pulau Sulawesi. Ia melewati fase Armuzna dan beribadah di Raudhah.

Setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji, Jumaria berencana langsung kembali menggarap sawah.

>>> Survei: Israel Jadi Negara Paling Dibenci di Dunia

"Saya dulu (secara hajian) bekerja di sawah, setelah pulang akan kembali ke sawah lagi," katanya sambil tersenyum.