Fabio Cannavaro Klarifikasi Pemeriksaan Keamanan Ketat Timnas Uzbekistan
Pemeriksaan keamanan ketat yang dialami Timnas Uzbekistan saat tiba di Icahn Stadium, New York, viral di media sosial.
Prosedur itu melibatkan anjing pelacak yang memeriksa barang bawaan seluruh pemain dan staf.
>>> Pemkot Bandung Tunjuk Faunaland Kelola Bandung Zoo Selama 26 Tahun
Banyak pihak menilai pengamanan tersebut berlebihan bagi skuad asuhan Fabio Cannavaro. Apalagi, Uzbekistan adalah debutan Piala Dunia 2026 dan suporternya banyak mengalami penolakan visa AS.
Menanggapi kegaduhan, Cannavaro memberikan klarifikasi tertulis. Ia menegaskan situasi berjalan normal dan seluruh tim mematuhi prosedur.
"Saya melihat foto-foto di halaman depan surat kabar yang menunjukkan pemeriksaan yang kami jalani.
Saya juga melihat judul berita yang menyesatkan, jadi saya ingin meluruskan fakta," tulis Cannavaro di media sosial.
Pelatih asal Italia itu menjelaskan bahwa tim nasional yang berlaga di turnamen besar memiliki jalur khusus.
Mereka tidak melewati terminal bandara seperti penumpang biasa, melainkan langsung dibawa ke landasan pacu.
>>> Zulkifli Hasan Temukan Pembengkakan Titik Dapur Makan Bergizi Gratis
"Ini adalah pemeriksaan rutin dan standar.
Orang-orang tidak menyadari satu hal, ketika tim nasional Piala Dunia melakukan perjalanan, mereka tidak melewati terminal bandara seperti penumpang biasa," ujarnya.
Cannavaro membantah adanya unsur diskriminasi atau perlakuan tidak hormat. Menurutnya, seluruh tahapan sesuai regulasi yang berlaku bagi setiap kontestan.
"Jadi tidak ada skandal. Tidak ada perlakuan yang tidak bermartabat atau tidak hormat," tegas Cannavaro.
Ia menambahkan bahwa pemeriksaan serupa juga dialami tim lawan, namun di tempat berbeda. Sebelum laga persahabatan melawan Belanda, tim Uzbekistan diperiksa di stadion, sementara Belanda diperiksa di hotel.
>>> HBAT Fokus pada Rumah Tapak di Tengah Tantangan Properti 2026
Timnas Uzbekistan akan tampil perdana di Piala Dunia 2026. Mereka tergabung di Grup K bersama Portugal, RD Kongo, dan Kolombia.
Update Terbaru
pilihan terbaik
Minggu / 26-07-2026, 20:43 WIB
Fenomena El Nino Super Ancam Ekonomi Afrika dengan Kerugian Hingga Rp358 Triliun
Minggu / 26-07-2026, 20:43 WIB
PSSI Masih Tunggu Kepastian Justin Hubner untuk Piala AFF 2026
Minggu / 26-07-2026, 20:42 WIB
Yusril Ingatkan Risiko Hukum di Balik Sayembara Penangkapan Begal Ala Gubernur Jabar
Minggu / 26-07-2026, 20:42 WIB
Mengapa Anda Tidak Bisa Menggelitik Diri Sendiri? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Minggu / 26-07-2026, 20:35 WIB
Perubahan Bicara Ini Bisa Jadi Tanda Awal Alzheimer, Waspadai
Minggu / 26-07-2026, 20:35 WIB
Bocoran Unboxing Honor Robot Phone Tampilkan Desain Kemasan dan Kamera Gimbal
Minggu / 26-07-2026, 20:35 WIB
Demi Peran Buta di The Odyssey, John Leguizamo Jalani Syuting Tanpa Melihat Selama 14 Jam
Minggu / 26-07-2026, 20:29 WIB
Polisi Amankan Tiga Tersangka Pengeroyokan yang Tewaskan Warga Menteng
Minggu / 26-07-2026, 20:28 WIB
Cara Saya Menilai Tempat di Google Maps Tanpa Bergantung pada Bintang
Minggu / 26-07-2026, 20:22 WIB
Langkah Pertama yang Harus Dilakukan saat Beralih dari iPhone ke Android
Minggu / 26-07-2026, 20:21 WIB
Hemat Gigabyte Ruang Google dengan Mengatur Ulang Pengaturan Cadangan
Minggu / 26-07-2026, 20:21 WIB
Kematian Mantan Komando Afghanistan di Tahanan Imigrasi AS Dinyatakan Kecelakaan
Minggu / 26-07-2026, 20:21 WIB
Antisipasi Kemarau 2026, Kementan Siapkan 56 Ribu Pompa Air untuk Lahan Sawah
Minggu / 26-07-2026, 20:17 WIB







