Manajemen menegaskan bahwa optimalisasi pemanfaatan sumber daya energi domestik menjadi pilar keberlanjutan bisnis perusahaan. Hal ini penting di tengah dinamika kondisi global yang tidak menentu.

"Dalam situasi yang tidak menentu seperti saat ini, kita harus memaksimalkan seluruh potensi yang ada di dalam negeri.

Ini menjadi sangat penting karena kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga Pertamina sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional," tegas Oki.

Kunjungan kerja ini berfokus pada aset-aset vital, seperti Kilang Balongan berkapasitas 150 ribu barel per hari yang memasok BBM Jawa Bagian Barat.

>>> DPR Peringatkan Kemenkop Soal Risiko Mangkraknya Puluhan Ribu Koperasi Desa

Juga Lapangan Jatibarang milik Pertamina EP di tiga kabupaten, serta OPF Balongan dengan kapasitas gas hingga 40 MMSCFD.