Pengiriman Chipset Smartphone Global Turun 8 Persen Akibat Krisis Memori
Perusahaan asal Amerika Serikat ini sebenarnya mendapat angin segar dari tren premiumisasi smartphone yang meningkatkan permintaan chipset flagship, namun hasilnya belum sesuai ekspektasi.
Laju pertumbuhan Qualcomm tertahan oleh kebijakan terbaru Samsung yang kembali memadukan penggunaan prosesor Snapdragon dan Exynos pada lini ponsel flagship teranyar mereka.
Lesunya permintaan perangkat premium dari vendor-vendor asal China ikut membatasi volume pengiriman Qualcomm.
>>> Cara Menonton Piala Dunia 2026 di Laptop Lewat Streaming MAXStream TV
Sebaliknya, beberapa pemain industri justru berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak pertumbuhan positif. Apple, Samsung, Google, dan UNISOC dilaporkan sukses meningkatkan pengiriman chipset mereka pada kuartal yang sama.
Counterpoint Research menilai keberhasilan kuartet tersebut didorong oleh manajemen rantai pasok yang lebih kokoh.
Integrasi yang kuat ini membuat mereka mampu meredam efek negatif dari gangguan suplai memori global.
UNISOC menjadi vendor yang paling diuntungkan dari dinamika pasar saat ini.
Produsen chipset asal China tersebut berhasil memperkuat dominasi mereka pada segmen ponsel 4G murah dan smartphone 5G entry-level.
Langkah UNISOC kian mulus berkat dukungan dari sejumlah merek ponsel populer asal China, seperti Redmi dan Poco. Kemitraan ini berhasil mendongkrak pangsa pasar perusahaan selama kuartal pertama 2026.
Data dari Counterpoint Research memaparkan bahwa harga memori melonjak sekitar 50 hingga 55 persen secara kuartalan pada kuartal pertama 2026.
Tren kenaikan harga ini diprediksi masih akan berlanjut pada kuartal kedua, sehingga menambah beban biaya produksi.
Selain persoalan komponen, industri smartphone global juga dibayangi oleh ketidakpastian situasi geopolitik dan pembengkakan biaya logistik.
Kombinasi faktor ini memaksa produsen menunda peluncuran gawai baru serta lebih selektif dalam mengucurkan dana riset.
Firma riset tersebut memperkirakan tekanan pada industri ini belum akan mereda dalam waktu dekat.
Pengiriman chipset smartphone diproyeksikan kembali merosot dua digit pada kuartal kedua 2026, bahkan berpotensi memburuk di paruh kedua jika pasokan memori tidak kunjung normal.
Kendati volume pengiriman menyusut, rivalitas teknologi antarpemain besar tetap berjalan ketat.
>>> Axioo Hype AI 5 Raih Penghargaan Best AI Laptop di Selular Award 2026
Qualcomm dan MediaTek terus memacu pengembangan chipset dengan teknologi fabrikasi 5 nanometer ke bawah demi mengejar efisiensi daya dan fitur kecerdasan buatan (AI).
Update Terbaru
AI Generatif Dorong Lonjakan Permintaan Data Center di Indonesia
Kamis / 11-06-2026, 15:36 WIB
Kementerian ESDM Pastikan Pemadaman Listrik Jawa Murni Gangguan Teknis
Kamis / 11-06-2026, 15:32 WIB
Kemenkop Alihkan Fokus Koperasi Desa ke Penguatan Operasional
Kamis / 11-06-2026, 15:32 WIB
World Bank Soroti Langkah Bank Indonesia Redam Volatilitas Rupiah
Kamis / 11-06-2026, 15:32 WIB
Ribuan Motor Listrik Emmo untuk MBG Terbengkalai di Sentul
Kamis / 11-06-2026, 15:32 WIB
PSSI Ancam Blacklist Suporter yang Intimidasi Beckham Putra di SUGBK
Kamis / 11-06-2026, 15:31 WIB
Jadwal Semifinal Piala AFF U19: Indonesia vs Australia 11 Juni 2026
Kamis / 11-06-2026, 15:29 WIB
Mengelola Stres Berdasarkan Karakter Zodiak, dari Aries hingga Pisces
Kamis / 11-06-2026, 15:29 WIB
Sinkronisasi Kalender Digital Bantu Penggemar Atur Jadwal Piala Dunia 2026
Kamis / 11-06-2026, 15:28 WIB
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.993 per Dolar AS pada 11 Juni 2026
Kamis / 11-06-2026, 15:28 WIB
Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat Jadi 5 Persen
Kamis / 11-06-2026, 15:28 WIB
Said Iqbal Temui Wamenaker Bahas Revisi Aturan Outsourcing
Kamis / 11-06-2026, 15:28 WIB
Grup T&Pop PERSES Siapkan Rekomendasi Lagu Menjelang Fancon di Jakarta
Kamis / 11-06-2026, 15:27 WIB
Harga BBM Pertamina Naik 10 Juni 2026, Ini Perbandingannya dengan Malaysia dan Singapura
Kamis / 11-06-2026, 15:26 WIB






