Apple menyatakan bahwa chip S9 ke atas memiliki Neural Engine generasi baru dan RAM lebih besar yang memungkinkan pemrosesan AI on-device tanpa mengorbankan masa pakai baterai.

Chip S8 yang digunakan di Series 8 dan Ultra generasi pertama dinilai tidak dirancang untuk beban kerja AI generasi berikutnya, sehingga Apple memilih tidak memaksakan fitur tersebut demi stabilitas sistem.

Bagi konsumen, kebijakan ini menimbulkan rasa kecewa karena investasi gawai premium mereka terasa kedaluwarsa lebih cepat.

Beberapa pengguna menyebut hal ini sebagai bentuk perencanaan kedaluwarsa atau planned obsolescence yang lebih agresif jika dibandingkan dengan lini iPhone.

Sebagai contoh, iPhone 12 rilisan 2020 masih mendapat iOS 27 penuh termasuk Siri AI, dan iPhone 13 keluaran 2021 tetap kompatibel dengan semua fitur Apple Intelligence.

Sementara itu, Apple Watch Series 8 yang usianya lebih muda justru ditinggalkan lebih cepat, sehingga memicu pertanyaan mengenai pemangkasan siklus hidup produk untuk mendorong pembelian baru.

>>> Xiaomi Luncurkan Dispenser Pintar Mijia dengan Pembuat Es Batu

Pembatasan akses berbasis perangkat keras ini menimbulkan dilema mengenai tujuan inovasi tersebut, sekaligus mengubah persepsi Apple Watch yang kini bukan lagi investasi jangka panjang seperti dulu.