Perusahaan robotika embodied Artificial Intelligence (AI) global, Agibot, resmi memulai ekspansi bisnis ke pasar Indonesia.

Langkah ini ditandai dengan suksesnya gelaran Agibot Partner Conference Indonesia (APC Indonesia) di Jakarta.

>>> Jadwal Lengkap Jakarta Fair 2026: Lineup Musik dan Harga Tiket

Dalam strategi ekspansinya, Agibot menggandeng PT Denka Pratama Indonesia sebagai mitra strategis.

Kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam menghadirkan teknologi robotika ke tahap implementasi nyata demi mendukung transformasi digital dan industri di Indonesia.

Langkah Agibot dinilai tepat waktu dan selaras dengan fokus pemerintah dalam mempercepat adopsi embodied AI.

Konferensi tersebut dihadiri oleh pemangku kepentingan dari sektor pemerintah dan industri nasional.

Pejabat yang hadir antara lain Direktur Teknologi Digital Baru Kemenekraf Dandy Yudha Feryawan dan Direktur Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru Komdigi Aju Widya Sari.

Hadir pula Staf Khusus Wakil Presiden RI Achmad Adhitya bersama mitra ekosistem dan media nasional.

Para peserta aktif mendiskusikan implementasi nyata AI, pemanfaatan robot humanoid, kolaborasi lintas industri, hingga strategi lokalisasi teknologi.

Sistem Sewa Melalui Konsep Robot as a Service

Agibot memperkenalkan model bisnis Robot as a Service (RaaS) sebagai solusi untuk mengatasi hambatan biaya tinggi dan kerumitan adopsi teknologi di pasar domestik.

"Langkah ini akan membawa embodied AI ke fase realisasi sesungguhnya, di mana robot dirancang agar mampu bekerja layaknya manusia untuk menciptakan produktivitas nyata," kata Abel Deng, President of Middle East and Asia Pacific Region Agibot.

>>> Review Drama: Teach You a Lesson, Drama Korea Terbaik Paruh Pertama 2026

Founder Denka, Ching, menyatakan keyakinan serupa mengenai potensi besar dari kerja sama strategis ini dalam membuka peluang pasar baru yang belum pernah ada sebelumnya di Indonesia.