Investor asing kembali melakukan aksi jual bersih (net sell) besar-besaran di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 10 Juni 2026.

Nilai pelepasan saham oleh investor internasional tersebut mencapai Rp 3,1 triliun di seluruh pasar.

>>> Kemenkes Lanjutkan Aturan Kemasan Tembakau, Kepala Daerah Minta Pembatalan

Akumulasi net sell asing sepanjang tahun berjalan kini membengkak hingga Rp 67,3 triliun, berdasarkan data resmi BEI.

Saham yang Panyak Dilepas

Gelombang pelepasan aset kali ini menyasar delapan saham utama, yaitu BBRI, TPIA, BBNI, ANTM, BUMI, TLKM, ASII, dan CUAN.

Tekanan jual terbesar terjadi pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan net sell Rp 571,3 miliar.

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) berada di posisi kedua dengan net sell Rp 395,4 miliar.

Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dilepas asing sebesar Rp 147,1 miliar, dan PT Antam Tbk (ANTM) senilai Rp 133,5 miliar.

>>> Trump Media Batalkan Rencana Pemisahan Platform Truth Social

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat net sell Rp 125,1 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 113,6 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 109 miliar, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 104,39 miliar.

Di sisi lain, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) justru mencatat net buy, meski nilainya hanya Rp 23,8 miliar.

IHSG Justru Menguat

Meskipun terjadi aksi jual besar-besaran, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru ditutup melonjak 155,7 poin atau 2,7% ke level 5.902,3.

Sebanyak 571 saham bergerak naik, 148 saham terkoreksi, dan 96 saham stagnan, dengan total nilai transaksi harian Rp 31,4 triliun.

>>> Kenaikan Harga Pertamax Picu Potensi Migrasi Konsumen ke Pertalite

Seluruh sektor saham kompak menguat, dipimpin sektor transportasi yang naik 4,4%, diikuti sektor teknologi 3,5%, properti 3,1%, perindustrian 3%, dan keuangan 2,8%.